<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764</id><updated>2012-02-16T20:15:34.212-08:00</updated><title type='text'>TOILET UMUM</title><subtitle type='html'>Semua tentang rasa, semua tentang raya.
Maaf kasih, hari ini masih senja</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>54</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4331350316653831502</id><published>2010-12-04T18:26:00.001-08:00</published><updated>2010-12-05T02:29:30.443-08:00</updated><title type='text'>Pleidoi I</title><content type='html'>Hidup mesti berubah. Itu merupakan hakekat. Hidup mengaliri kepada kita banyak pelajaran berharga. Ada senang, susah, gembira, kecewa, putus asa, rindu, bahagia, dan berjuta rasa lain yang membuat hidup semakin semarak. Terkadang kita menjalani begitu saja hidup yang demikian. Tak ada refleksi dan kita lupa untuk belajar maupun bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mungkin "Asmat" dalam masyarakat modern ibukota. Aksesku terbatas dan duniaku pun tak luas. Saat mereka bahagia dalam kategori modern ibukota, aku tak sekalipun iri karena aku juga memiliki pilihan untuk merasa bahagia. Bahagia adalah hak yang setiap orang pantas dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku asing dalam setiap langkah zaman, tetapi aku menyatu dengannya. Kita dengan apapun kondisi maupun latar belakang selalu punya pilihan untuk merasa bahagia. Merasa bahagia itu terlepas dari kategori-kategori, walau kita punya sejuta alasan mengapa merasa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu ayah sering berkata, "Jangan sekedar pandangi langit, jangan berlama-lama mendongakkan kepala ke atas. Lihatlah ke bawah, ada bumi yang kau pijak. Tidak ada apa-apa dilangit selain akan membuatmu merasa sombong".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tidak ada apa-apa di langit selain awan dan bintang. Hanya ada impian-impian yang kau gantungkan di atas sana. Seringnya kau lupa untuk meraihnya kembali. Kau terpukau sedemikian dalam hingga tak melangkah kemana pun. Aku menunduk dan melihat bumi tempatku berpijak. Itulah hidup yang sedang kujalani saat ini. Aku melihat sekelilingku dan mendapatkan hidup biasa saja tetapi indah. Ada kesedihan yang menggelayut, ada pula kesenangan yang membayang. Semuanya berimbang walau mungkin berubah menjadi berat sebelah. Namun semuanya tergantung bagaimana kau memandang hidup dan merasa bersyukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintai hidupku yang demikian asingnya. Aku bangga menjadi "Asmat" yang terbatas dan terisolir. Tak apa-apa. Aku tahu keterbatasan dan ketidakmampuan saat ini yang melilit bukan karena aku tak mampu, melainkan belum saatnya. Belum saatnya aku untuk mencapai langit. Aku mesti mempersiapkan banyak bekal agar nanti disaat aku meraih semua mimpiku, aku tak akan lupa dari mana kuberasal dan terus merasa bersyukur. Apapun itu aku percaya pada diriku sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4331350316653831502?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4331350316653831502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4331350316653831502' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4331350316653831502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4331350316653831502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/12/hidup-mesti-berubah.html' title='Pleidoi I'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4830291223220345340</id><published>2010-10-20T00:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-20T00:38:22.589-07:00</updated><title type='text'>Memanusiakan Sejarah: Refleksi paska Gerakan 30 September 1965*</title><content type='html'>Paska Gerakan 30 September 1965&lt;br /&gt;Tanggal 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia disiarkan melakukan pembunuhan terhadap beberapa petinggi ABRI yang dianggap sebagai penghalang rencana mereka untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan Soekarno. Mereka menyebarkan isu "Dewan Jenderal" bahwa akan ada pemberontakan yang dilakukan para jenderal untuk merebut kedaulatan Negara dibawah pimpinan Soekarno. Namun, hal ini dapat segera ditumpas oleh Soeharto dalam tempo singkat. Media massa yang berafiliasi kepada Militer merebut perhatian publik segera setelah media massa yang berhaluan PKI dibekukan. Berita yang tersiar PKI akan melakukan kudeta, PKI melakukan penyiksaan dan pembunuhan secara keji terhadap beberapa Jenderal di Lubang Buaya, PKI melawan Pancasila dan hendak menggantinya dengan ideologi Komunis. Serta berbagai pemberitaan seputar PKI yang memicu kemarahan rakyat banyak disamping kondisi negara yang sedang mengalami krisis ekonomi dan berakhir pada kekacauan yang ada dimasyarakat-yang terburuk adalah pembantaian besar-besaran terhadap mereka yang dianggap sebagai PKI.&lt;br /&gt;Pembantaian besar-besaran terjadi beberapa minggu setelah peristiwa tanggal 30 September. Konsentrasi massa terbanyak ada di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali walau dibeberapa tempat lain juga terjadi pembantaian serupa. Beberapa data mensinyalir angka-angka fantastis seputar mereka yang dicap sebagai PKI kemudian dibunuh. Ada yang menyebut total korban pembantaian paska 30 September 78.500, 180.000, hingga mencapai 2 juta orang. Berbagai tempat yang menjadi kuburan massal tersebar dibeberapa wilayah seperti di Indramayu, Klaten, Banyuwangi di pulau Jawa dan di Jembrana, Buleleng, dan Tabanan di Bali. Hal yang menarik adalah pembantaian yang terjadi dilakukan tidak hanya oleh alat negara yaitu militer melainkan juga turut serta kelompok masyarakat tertentu. Selain itu tidak seperti pembantaian yang dilakukan oleh Nazi dibawah Hitler lewat pembangunan kamp konsentrasi, kamar gas, dan sebagainya. Pembantaian yang terjadi di Indonesia paska 30 September tidak butuh senjata berteknologi canggih, kamp konsentrasi dan lain sebagainya. Cukup dengan menebarkan teror dan memunculkan konflik-konflik lama yang terkelola dimasyarakat dan dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Soeharto dan pihak-pihak yang bersejalan dengannya. Media turut serta memancing emosi publik lewat pemberitaan-pemberitaan hiperbolis seperti sebelum dibunuh, para Jenderal disiksa, dimutilasi kelaminnya oleh Gerwani-kelompok perempuan yang bersisian dengan PKI. Padahal beberapa ahli yang memeriksa jenazah para Jenderal tidak menemukan adanya luka sayatan yang dimaksud tetapi hal ini ditutup-tutupi oleh Militer. &lt;br /&gt;Apa kiranya yang membuat tahun-tahun paska 30 September begitu mencekam, orang-orang memburu mereka yang dicap komunis dan kemudian dibunuh? Krisis ekonomi yang membuat kehidupan rakyat sulit lalu ditambah dengan peristiwa pembunuhan para Jenderal menempatkan PKI sebagai kambing hitam yang memsti dipersalahkan dan menanggung risiko kemarahan publik. Sehingga tak heran jika pembantaian terhadap PKI merupakan puncak kegeraman yang sedang dialami rakyat. Mereka yang dituduh PKI dikejar, dikeroyok, diculik, bahkan dibunuh. Situasi yang terjadi tereduksi menjadi kondisi bunuh atau dibunuh, kill or be killed. Pandangan Hobbes bahwa manusia adalah serigala bagi manusia lain mendapat legitimasinya saat itu. Militer yang seharusnya menjadi pelindung warganegara justru dalang dibalik kondisi kaotik tersebut. Militer melegalkan "perburuan" terhadap siapa saja yang dicap komunis. Alasan yang mengemuka adalah Komunis-PKI mengancam kedaulatan negara, mencoba mengganti ideologi Pancasila, anti agama, dan sebagainya. Siapapun yang dituduh PKI berkonsekuensi dibunuh walau hal tersebut hanya sekedar isu. Keluarga yang bersangkutan menerima kutukan turun temurun. Dihina, dinistakan, dijadikan sasaran kemarahan warga, diabaikan hak-haknya sebagai warganegara. Stigmatisasi komunis membutakan mata kita bahwa mereka juga sama-sama manusia. Punya hak dan kebebasan yang sama. Tapi diingkari dengan sewenang-wenang oleh pihak yang berkuasa.&lt;br /&gt;Soeharto mendapatkan apa yang didambanya; menjadi penguasa. Dimulailah rezim totaliter yang mengabaikan prinsip-prinsip humanitas. Sejarah dibentuk sedemikian rupa. Berubah wajah menjadi sekedar cerita kepahlawanan militer terhadap komunis. Dan sialnya kita ikut-ikutan lupa atau mungkin tak ingin berpikir pernah ada kasus pembantaian luar biasa terhadapa sesama manusia yang dilakukan atas nama kedaulatan rakyat. Ada manusia-manusia yang menjadi korban, sama seperti kita. Tetapi mereka bungkam dan diingkari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Totalitarianisme ala Soeharto&lt;br /&gt;Didalam bukunya, Memahami Negativitas, Budi Hardiman mencoba mengurai diskursus antara massa, terror, dan trauma. Mengapa muncul stigmatisasi terhadap the other? The other merupakan pihak yang juga hidup diantara kita tetapi mereka terdeformasi sedemikian rupa sehingga seolah-olah pantas dieksklusikan dari kekitaan yang menganggap diri normal dan mayoritas pasti benar, sehingga layak dihilangkan, diingkari eksistensinya. Dalam pandangan Arendt, pihak yang dikambinghitamkan bisa masuk kategori the other. Didalam ruang sosial kita secara seenaknya menyingkirkan mereka yang dicap tidak sama dengan kita untuk keluar dari wilayah sosial yang sebelumnya baik kita dan mereka berada bersama didalamnya. Kekitaan punya dua makna penting yang mesti dicermati. Pertama, kekitaan melibatkan intersubjektivitas antara aku dan kamu yang tidak melenyapkan ruang perbedaan didalamnya. Kedua, kekitaan tak bergerak kearah pengenalan intersubjektivitas. Kekitaan model kedua melahirkan diskriminasi yang berujung pada stigma yang menegasikan eksistensi pihak lain-dalam hal ini the other. Kita tidak membiarkan hadirnya kebebasan terhadap yang lain untuk berbeda karena didalam pikiran kita sendiri ada semacam ketakutan bahwa diri kita akan berbeda seiring membiarkan orang lain berbeda. &lt;br /&gt;Lalu bagaimana memahami hal tersebut terkait dengan konteks pembantaian massal paska 30 September?&lt;br /&gt;Hannah Arendt membedakan antara apolitik dengan politik. Apolitik merupakan manusia yang terkonstruksi dari hasil kesadaran, bukan manusia yang konkret. Sementara politik berlangsung diantara manusia-manusia maka politik berada diluar manusia sehingga tidak ada substansi politis. Apolitik dipahami sebagai sesuatu yang singular, ideal, homogen. Sedangkan politik merupakan pluralitas yang berkelindan disekeliling manusia. Politik dalam pandangan Arendt bukanlah relasi antara yang berkuasa dan yang dikuasai melainkan dipahami sebagai suatu kebebasan yang tidak hanya membiarkan pihak lain berbeda, melainkan juga memberanikan diri untuk berbeda. Politik adalah kekitaan yang melebur dalam intersubjektivitas. Permasalahannya apolitik disalahpahami sebagai yang politik dan memunculkan dominasi-totalitarianisme.&lt;br /&gt;Soeharto membaca dengan cermat kekitaan kita yang ada dimasyarakat dan memanfaatkannya untuk mendominasi berbagai pihak yang asalinya berbeda, plural kedalam suatu homogenitas tertentu. Politik yang seharusnya dipahami dalam bingkai kebebasan dipergunakan sebagai alat untuk menguasai. Rakyat tidak diperlakukan sebagai warganegara yang memiliki hak sama melainkan sebagai kumpulan massa yang digiring menuju homogenitas lewat ideologi Pancasila, terror dan horror yang tak lain demi melegitimasi kekuasaannya. Berbagai isu seputar Komunisme dibuat sedemikian rupa sehingga menimbulkan ketakutan, kecemasan diantara masyarakat yang berujung pada kategori bunuh atau dibunuh. Massa tak ubahnya mesin-mesin perang untuk menggilas pihak lain dan mendorong pada homogenitas kekuasaan dibawah Soeharto. Pembantaian yang terjadi paska 30 September menjadi inisiasi bagi keberlangsungan suatu rezim. Siapapun yang tak sama mesti disingkirkan, apapun caranya. Intersubjektivas dalam kekitaan yang semestinya dapat membuka ruang komunikasi diantara kita yang berbeda terabaikan. Stigmatisasi merebak kesegala penjuru dan terror merajalela, Soeharto jumawa. Militer yang berada dibawah kendalinya menjadi perpanjangan tangan kuasa untuk menindas the other-dalam hal ini PKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rehabilitasi bagi The Other&lt;br /&gt;Pembantaian yang dilakukan secara masif paska 30 September menimbulkan luka yang demikian dalam bagi siapapun yang mengalaminya. Kategorisasi Komunis dan Non Komunis sungguh mereduksi nilai manusia serta kebebasannya. Saya teringat dengan ibu Nani Nurani, eks-tapol yang merupakan penari pada era 60-an namun dituduh Gerwani dan dipenjarakan selama sekian tahun. Hak-haknya dirampas sebagai warga negara. Selama dibui tak pernah ada pengadilan yang dilaksanakan terhadap dirinya. Saat dirinya keluar penjara pun cap sebagai eks tapol yang hampir selalu berkorelasi dengan komunis tak dapat hilang begitu saja. Ia tak diperkenankan memiliki KTP seumur hidup. Nasib ibu Nani Nurani mungkin masih lebih baik ketimbang teman-teman perempuan sesama tapol yang dicap Gerwani. Diantara mereka ada yang dilecehkan, diperkosa, disiksa, dan berbagai bentuk kekejian lainnya. Selain itu ada Suswardoyo yang ayahnya ditangkap oleh pasukan RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat) dan tak pernah tahu bagaimana nasib ayahnya kemudian, hilang bagai ditelan bumi. Padahal ayah Suswardoyo adalah salah seorang pejuang zaman kemerdekaan RI. Hidup Suswardoyo koyak paska cap komunis yang dilekatkan kepada ayahnya. Hidupnya menjadi sebuah kutukan tak berkesudahan. Aksesnya sebagai warganegara yang sama haknya dengan yang lain diabaikan oleh negara dan sosial. Serta masih banyak cerita mengenai para korban yang sebagian bungkam, tak didengar dan diabaikan. Semua hal demikian begitu mengerikan untuk dirangkai menjadi cerita. Begitu banyak trauma yang mesti dirasakan kembali oleh para korban.&lt;br /&gt;Reformasi bergulir dan rezim Soeharto tumbang digantikan oleh demokrasi. Kebebasan yang sebelumnya dipasung diserukan gaungnya pada saat ini untuk diminta implementasinya kepada para tiap-tiap warganegara. Tetapi selalu ada yang tertinggal dari sejarah. Salah satunya adalah apa yang terjadi paska 30 September 1965. Mereka yang menjadi korban belum sepenuhnya mendapatkan haknya kembali. Pengusutan tuntas hal tersebut begitu sulit dan menjalani proses yang berputar-putar. Para pelaku tidak pernah benar-benar diperkarakan ke pengadilan untuk dihukum sesuai perbuatannya. Hukum menjadi sesuatu yang abnormal jika berhadapan dengan peristiwa-peristiwa masa lalu yang melibatkan para penguasa sebagai pelaku. Sementara itu arus massa bergerak cepat dan kita lupa, tak mau tahu pernah ada peristiwa mengerikan terjadi disekeliling kita. Para korban kembali berteriak digurun pasir, tak ada yang sudi mendengar apalagi menuntut rehabilitasi bagi hak-hak mereka. Pengakuan maaf dari pemerintah pun tak pernah ada. Kita mengendapkan sesuatu yang mestinya kita selesaikan. Sebab hal demikian dapat menjadi preseden buruk bagi keberlangsungan republik ini. &lt;br /&gt;Arendt secara bijaksana menyodorkan solusi untuk mengakhiri kekejaman yang pernah terjadi atas nama homogenitas, totalitarianisme, yaitu memaafkan dan berjanji untuk tidak berlaku keji kepada rakyat. Sulitkah? Jelas sangat sulit, karena butuh keberanian luar biasa untuk memaafkan mereka yang salah maupun berjanji untuk tidak melakukan hal yang dapat mencederai kemanusiaan kita. Tidak semua orang mampu melakukannya. Namun apa yang ditawarkan Arendt merupakan suatu usaha untuk menjadikan kita berlaku dewasa, memanusiakan sejarah. Sejarah tidak lagi dianggap sebagai kisah heroik orang-orang yang menang, melainkan melihat sisi kemanusiaan yang dimiliki oleh tiap-tiap manusia, baik pelaku maupun korban. Memaafkan berarti merelakan apa yang pernah terjadi dimasa lalu dan kemampuan berjanji menuntut komitmen kepada pihak-pihak terkait untuk tidak mengulangi apa yang terjadi dimasa lalu pada kehidupan dimasa depan. Karena masa depan bukanlah sesuatu yang dapat diraba maka kemampuan berjanji menjadi titik tolakan baru dimana negara menjaga kebebasan dan hak rakyatnya. Hal lain yang tak kalah penting setelah semua tindakan baik itu memaafkan dan berjanji untuk tidak melakukan perbuatan serupa adalah perlu juga dibarengi dengan pengusutan tuntas kasus-kasus yang terjadi dimasa lalu. Para pelaku diseret kemuka hukum dan korban direhabilitasi hak-haknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*disampaikan pada diskusi Astina,FIB UI (Kamis 30 September 2010)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4830291223220345340?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4830291223220345340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4830291223220345340' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4830291223220345340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4830291223220345340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/10/memanusiakan-sejarah-refleksi-paska.html' title='Memanusiakan Sejarah: Refleksi paska Gerakan 30 September 1965*'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-9173028874929888922</id><published>2010-10-19T22:17:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T22:30:20.437-07:00</updated><title type='text'>Laskar Pelangi, Paulo Freire, dan Summerhill</title><content type='html'>Laskar Pelangi dan Pedagogisme Paulo Freire&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah membaca salah satu buku dari tetralogi Laskar Pelangi terutama buku pertama? Bagi saya buku tersebut amat menarik bagi kajian filosofis pendidikan. Baiklah, saya akan sedikit memberikan garis besar cerita dari buku pertama. Cerita dari buku pertama, Laskar Pelangi mengenai sebelas murid SD Muhammadiyah yang berada di Belitong. Sekolah tersebut merupakan sekolah tua yang bangunannya hampir doyong. Dikala pagi dan siang, bangunan tersebut difungsikan sebagai sekolah. Namun, disore hari sekolah tersebut beralih fungsi menjadi kandang kambing. Sebelas murid SD tersebut merupakan anak-anak kurang mampu yang berkeinginan untuk dapat mengenyam pendidikan demi masa depan yang absurd. Mereka dibimbing oleh seorang guru berhati luas bernama ibu Muslimah yang hanya berpegang teguh pada nilai-nilai kebaikan yang dijunjung tinggi oleh SD Muhammadiyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menarik kiranya jika kita menilik dari sudut pandang pendidikan? Coba tengok keteguhan para Laskar Pelangi dalam meneguk sari pati ilmu. Segala keterbatasan seperti keterbatasan finansial tidak membuat mereka menyerah pada keadaan dan kondisi lingkungan yang menekan hingga mereka juga harus membantu nafkah keluarga. Semangat ibu Muslimah juga tak kalah luar biasa dalam membimbing murid-muridnya menuju terang ilmu pengetahuan. Keterbatasan sarana dan prasarana tidak menghalangi mereka-baik guru dan murid- untuk terus mengarungi kehidupan dengan pendidikan yang baik sebagai titik tolakan. Sistem yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan dijalankan oleh Pemerintah Daerah rupanya tidak menyentuh SD Muhammadiyah yang miskin dan terabaikan. Namun, ditengah segala kekurangan dan kondisi lingkungan yang kian mendesak dan membikin putus asa, cita-cita yang digantungkan oleh para Laskar Pelangi tak sekalipun padam. Dengan kegigihan serta kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan, cita-cita yang sebelumnya tergantung di awan menjadi berada dalam genggaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa yang hendak atau dapat dikritisi dari buku tetralogi Laskar Pelangi? Ada sebuah pernyataan menarik dari Paulo Freire mengenai pendidikan yang dominan ada pada masa sekarang ini bahwa pendidikan melayani dominasi dan reproduksi bentuk-bentuk dominasi (Freire:29). Pendidikan sistematis yang lazim ada dan berlangsung selama ini merupakan reproduksi ideologi kelas dominan, reproduksi kondisi-kondisi untuk memelihara kekuasaan. Dalam pandangan Freire yang khas Marxist dalam melihat pendidikan terdistorsi pada pengkategorian antara pendidikan borjuis serta pendidikan tandingan yang melawan arus. Dalam deru Kapitalisme yang mereduksi pendidikan menjadi sebatas materi dan keuntungan, Freire mencoba membalikkan kembali makna pendidikan sebagai instrumen pembebasan, sarana untuk mempersoalkan bentuk-bentuk kekuasaan yang mapan. Pendidikan sampai tahap ini bersifat politis sehingga dikatakan pedagogis. Mengapa demikian? Mengapa pendidikan dapat dikatakan sebagai sesuatu yang politis? Karena pokok persoalannya adalah mengetahui kemana arah aspek politik pendidikan yang dipraktekkan, untuk melayani atau melawan arus yang mendominasi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang membebaskan bagi Freire merupakan pendidikan yang didalamnya terdapat langkah-langkah manipulatif. Pengajar berusaha meyakinkan para peserta dan hal tersebut merupakan fungsi pilihan politik dalam masyarakat politik. Fungsi tersebut jelas antara melayani Kapitalisme atau melawan Kapitalisme. Pendidikan bertalian erat dengan kekuasaan. Dalam struktur masyarakat borjuis kapitalis, pendidikan pekerja adalah pendidikan yang mereproduksi mereka sebagai pekerja dalam masyarakat itu, dan pendidikan borjuis merupakan salah satu alat produksi sehingga membuat kelompok borjuis dominan. Tingkat alienasi dan pengetahuan yang kurang cermat merupakan produk tingkat sosial, politik, ekonomi, dan kultural tempat kelas pekerja harus ditemukan. Sehingga tingkat pengetahuan yang konkret adalah titik berangkat kita bekerja sama dengan kelompok-kelompok populer untuk memperbaiki kondisi mereka sekarang ini. Kaum kelas pekerja harus mengatasi alienasi mereka sendiri, mempertanyakan sendiri alienasi itu (Freire: 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kiranya kaitan yang muncul antara pandangan Paulo Freire dengan Laskar Pelangi? Terdapat beberapa titik temu diantara keduanya serta titik persinggungan yang membuat beda. Saya sepakat dengan Freire lewat kerangka Marxist-nya mengenai pendidikan bahwa titik pijakan adalah membuat kelas pekerja atau buruh sadar akan dirinya sendiri yang teralienasi oleh kelompok borjuis. Dalam Laskar Pelangi, para murid SD Muhammadiyah sebagai yang subordinat, yang liyan berusaha mendobrak palang takdir yang mengikat mereka, membuat mereka abai dan terlena bahwa nasib masih bisa diperbaiki. Salah satu caranya adalah dengan pendidikan. Pentingnya pendidikan memang harus disadari oleh masing-masing pihak baik kaum borjuis maupun kelas pekerja. Lewat pendidikan, kelas pekerja memperoleh visi baru bagi kehidupannya. Bagi Freire, pendidikan merupakan sarana terbaik untuk revolusi. Walau demikian Freire menolak menyebut pendidikan sebagai pemicu revolusi. Hal tersebut dapat dipahami karena pendidikan sendiri memiliki dua tujuan, yaitu untuk melanggengkan kekuasaan, hegemoni Kapitalisme dan melawan segala hegemoni yang mendominasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, apakah kesadaran kaum pekerja terhadap pendidikan hanya sebatas itu? Sebatas untuk melawan dominasi kaum borjuis? Saya pikir tidak boleh sesederhana itu. Pendidikan memang perlu disadari sebagai sarana untuk melawan arus, namun terlebih dari itu pendidikan adalah untuk hidup itu sendiri. Pendidikan membuka sekat-sekat yang membelenggu manusia, meluaskan visi terhadap hidup. Seperti apa yang diajarkan dan diberikan oleh ibu Muslimah kepada sebelas Laskar Pelangi, ia tak hanya membuka peluang untuk memperbaiki kehidupan para Laskar Pelangi, namun ia juga memberikan harapan tentang hidup yang harus diarungi. Memberikan cinta terhadap ilmu pengetahuan sebagai bekal menyongsong hari esok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan lanjutan yang muncul kemudian adalah apakah buku Laskar Pelangi bersifat manipulatif dan politis? Atau apakah segala hal yang diajarkan oleh ibu Muslimah kepada murid-muridnya bersifat politis? Ya, setiap hal merupakan tindakan politis. Di dalam politik terdapat hasrat untuk menguasai pihak lain. Tetapi apakah demi revolusi? Belum tentu. Apa yang ibu Muslimah ajarkan kepada sebelas muridnya adalah demi kebaikan. Utopis kah? Naif kah? Melekatkan klaim politis terhadap seseorang maupun masyarakat yang buta terhadap ilmu politik adalah suatu keegoisan tersendiri. Apa yang kita lihat dengan apa yang orang lain lihat seperti Ibu Muslimah lihat belum tentu sama. Hal yang perlu dicermati adalah bukan politis serta manipulatifnya suatu tindakan melainkan tulus tidaknya tindakan yang dijalankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakberdayaan pemerintah untuk merangkul sekolah-sekolah terabaikan seperti SD Muhammadiyah, Belitong lewat tidak tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, memaksa para guru serta murid untuk terus bertahan didalam arus ketidakseimbangan. Pada kondisi ini dipertanyakan apa yang kiranya terjadi dengan anak-anak lucu dan manis ini dimasa depan jika mereka tak lagi mampu mereguk nikmatnya ilmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan dalam pandangan saya ialah bukanlah sesuatu yang harus menciptakan revolusi maupun bersifat politis demi menguasai apapun. Pendidikan adalah memberikan kesempatan bagi tiap orang untuk mereguk ilmu pengetahuan, kesempatan untuk melakukan apa yang maksimal bagi kehidupannya. Mengajak berpikir dan menentukan apa yang terbaik bagi dirinya. Terlepas dari pengaruh Kapitalisme maupun Marxisme, pendidikan seharusnya dapat menjadi mercu suar yang menerangi para pelaut dari ketersesatannya pada samudera luas. Pendidikan menjadikan setiap dari kita menjadi bijak dalam menyikapi semua persoalan hidup. Permasalahan apakah pendidikan itu alat perpanjangan tangan Kapitalisme untuk mendominasi atau alat bagi Marxisme untuk melawan arus Kapitalisme, bagi saya segala hal tersebut tidak lah penting selama pendidikan membuka semua ruang bagi Kapitalisme ataupun Marxisme untuk mengembangkan diri menjadi manusia seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembebasan ala Summerhill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide sederhana Summerhill: memberi kebebasan sepenuhnya kepada anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sendiri. Namun, apa itu Summerhill? Summerhill adalah sebuah sekolah bebas berasrama untuk anak usia TK hingga SMA yang didirikan oleh Alexander Sutherland Neill pada tahun 1921 di Jerman yang kemudian pindah ke Inggris dan terus berdiri hingga sekarang. Summerhill menerapkan prinsip swakelola (self-government) bagi para murid dan staf untuk bebas belajar atau tidak, bebas bermain-main selama berhari-hari atau berminggu-minggu atau bertahun-tahun bila perlu, bebas dari indoktrinasi agama atau moral atau politik, bebas dari pembentukan karakter (Neill: 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neill telah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan pada sekitar tahun 1920-an hingga akhir hayatnya pada tahun 1973. Pandangannya terhadap dunia pendidikan dipengaruhi oleh paham psikologi yang ditekuninya. Dalam pandangan Neill,  pada dasarnya tidak ada anak yang jahat. Yang ada adalah para orangtua bermasalah, guru-guru bermasalah, dan sekolah-sekolah bermasalah yang melahirkan anak-anak bermasalah. Sekolah-sekolah yang lazim ada tak ubahnya seperti barak militer bagi Neill. Sekolah mencetak manusia-manusia yang takut kepada guru, orang tua, terlebih kepada hidup. Guru-guru yang ada di sekolah-sekolah pada umumnya menempatkan diri mereka sebagai dewa yang patut ditakuti dan dituruti. Terdapat jurang pemisah yang sengaja diciptakan guru kepada muridnya. Ketertiban menjadi kunci pegangan mereka dalam mendidik murid-murid. Otoritas diktator semacam itu akan membuat anak-anak merasa inferior sepanjang hidup mereka; dan setelah dewasa kelakdan menjadi guru, mereka akan menyalin otoritas guru dengan otoritas bos (Neill: 33). Para guru tak menyadari apa yang tersembunyi di balik ketertiban dan pembentukan karakter yang mereka terapkan, dan bahkan kebanyakan guru tak mau tahu. Salah satu tugas guru menurut Neill adalah menghapus psikologi massa yang membuat semua orang bersuara sama, hanya bisa mengembik seperti kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan harus menghasilkan anak-anak sebagai individu sekaligus anggota masyarakat, dan Neill mempercayakan praktik swakelola untuk mencapai hal tersebut. Summerhill merupakan pembuktian kepada dunia bahwa sekolah dapat menghilangkan ketakutan murid terhadap guru dan yang terpenting ketakutan murid terhadap dunia. Di Summerhill tidak ada gengsi. Para pengajar maupun staf lainnya dipanggil dengan nama mereka sendiri tanpa embel-embel "Pak" atau "Bu" didepannya. Summerhill menerapkan kebebasan yang sama dan setara bagi seluruh warganya. Setiap murid memiliki hak serta suara yang sama dengan para staf. Murid boleh memprotes guru, begitupun sebaliknya. Kebebasan merupakan wadah yang menaungi itu semua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bukunya, Summerhill School, Neill mendefinisikan psikologi secara baik. Psikologi diartikan oleh Neill sebagai penyembuhan. Penyembuhan dari apa? Bagi Neill penyembuhan dari ketidakbahagiaan. Anak yang bermasalah adalah anak yang tidak bahagia. Dia berperang dengan dirinya sendiri, dan konsekuensinya dia berperang dengan seluruh dunia. Orang dewasa pun demikian. Menurut Neill, tak ada orang bahagia yang senang bikin onar dalam suatu situasi tertentu. Semua kejahatan, semua kebencian, semua peperangan bersumber dari ketidakbahagiaan(Neill: 40). Ketidakbahagiaan merusak kehidupan manusia. Neill secara cerdas dan tepat mengurai permasalahan ketidakbahagiaan ini dari anak-anak. Summerhill yang dibangun Neill merupakan tempat dimana ketidakbahagiaan anak-anak disembuhkan dan anak-anak diasuh serta dididik dalam kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali Neill mendirikan sekolah ini, ia hanya berpegangan pada satu ide pokok yakni membuat sekolah yang cocok dengan anak-anak, bukan membuat anak-anak cocok dengan sekolah. Summerhill berupaya menciptakan anak-anak yang bebas menjadi diri mereka sendiri. Sehingga segala peraturan, moral, arahan, anjuran yang lazim ada pada sekolah-sekolah lain disingkirkan oleh Summerhill. Keyakinan Neill adalah bahwa setiap anak-anak adalah makhluk yang baik. Selama dibiarkan begitu saja tanpa arahan apapun dari orang dewasa, anak akan berkembang sendiri sejauh kemampuannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apakah kehidupan yang dijalani oleh Summerhill? Pelajaran-pelajaran dipilih secara bebas oleh anak. Anak-anak boleh mengikuti pelajaran atau tidak mengikutinya sesuka mereka, selama yang mereka mau. Walaupun aktivitas belajar di Summerhill tidak penting, namun anak-anak memiliki aktivitas lain diluar seperti berteater, bermusik, bertukang, berkebun, dan lain sebagainya. Summerhill menekankan pemuasan terhadap hasrat bermain anak. Ketika anak-anak telah puas bermain sepanjang hidupnya, disitulah anak-anak akan mulai mengambil tanggung jawab yang lebih besar terhadap hidupnya. Tugas anak adalah melakoni hidup dengan kehidupannya sendiri-bukan kehidupan yang menurut orangtuanya mesti dijalani. Semua campur tangan orang dewasa hanya akan membuat anak menjadi generasi robot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Summerhill merupakan sekolah demokratis yang mengedepankan prinsip swakelola. Segala hal yang bertalian dengan kehidupan bersama atau kelompok, diputuskan lewat voting kelompok dalam Rapat Umum pada setiap Minggunya. Setiap warga sekolah memiliki suara yang sama. Tidak ada pengecualian dalam hal ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang telah dibangun oleh Neill dalam wujud Summerhill memberikan makna baru bagi pendidikan. Pendidikan bukanlah sekedar setiap anak belajar berhitung maupun membaca dan mengaktualisasinya dalam kehidupan nyata. Namun, pendidikan lebih dari pada itu. Pendidikan adalah memberikan hati kepada setiap manusia-dalam hal ini setiap anak untuk tumbuh sesuai dengan apa yang ingin dilakukannya. Kebahagiaan menjadi pijakan yang bagus untuk dapat memahami segala hal yang terjadi pada kehidupan ini. Kebahagiaan yang hendak dicapai Neill buka sekedar kebahagiaan  bahwa jika kita tamat sekolah maka akan mendapatkan pekerjaan yang layak dan hidup berkecukupan. Bahagia dalam definisi Neill adalah menerima segala hal yang terjadi dalam hidup dan bersikap lapang dalam menjalankannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara Laskar Pelangi dan Summerhill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kiranya benang merah yang menghubungkan antara Laskar Pelangi dan Summerhill? Sederhana saja jawabannya: Cinta. Kedua hal tersebut memiliki satu benang merah yang menghubungkan keduanya dalam perspektif pendidikan yaitu kedua hal tersebut dijalankan oleh prinsip cinta. Baik Laskar Pelangi maupun Summerhill menggunakan metode cinta dalam pendidikan untuk menyentuh inti terdalam manusia. Pendidikan yang disampaikan oleh ibu Muslimah maupun apa yang hingga kini dipegang teguh oleh Summerhill adalah bersadarkan cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesan naifkah? Tidak sama sekali. Berbanyak teori mengenai pendidikan salah satunya adalah apa yang dikemukakan oleh Paulo Freire mengenai pendidikan pedagogis yang khas Marxist kurang menjelaskan secara rinci apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh dunia pendidikan. Memasukkan dalam-dalam pendidikan kedalam wilayah politis yang hanya mengaitkannya sebatas relasi kuasa mereduksi apa yang bisa diperbuat oleh pendidikan secara lebih luas. Poin penting yang seharusnya diperhatikan dalam pendidikan adalah mengedepankan anak-anak sebagai subjek yang belajar, sebagai titik harapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Rujukan:&lt;br /&gt;• Escobar, M ,dkk.1998. Dialog Bareng Paulo Freire: Sekolah Kapitalisme yang Licik. Yogyakarta: LkiS&lt;br /&gt;• Neill, A.S. 2007. Summerhill School: Pendidikan Alternatif yang Membebaskan. Jakarta: Serambi&lt;br /&gt;• Hirata, Andrea. 2007 (cet.10). Laskar Pelangi. Yogyakarta: Bentang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-9173028874929888922?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/9173028874929888922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=9173028874929888922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9173028874929888922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9173028874929888922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/10/laskar-pelangi-paulo-freire-dan.html' title='Laskar Pelangi, Paulo Freire, dan Summerhill'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-6140788986683109640</id><published>2010-10-19T22:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T22:13:26.794-07:00</updated><title type='text'>Indonesia Maritim: Kepemimpinan Bervisi Laut</title><content type='html'>Wilayah Perbatasan Indonesia: Anak Tiri yang Diabaikan&lt;br /&gt; Dalam suatu tulisan agar dapat lolos Kuliah Kerja Nyata (K2N) di beberapa wilayah perbatasan Indonesia, saya mengangkat tentang Sebatik, salah satu wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Permasalahan menarik dari Sebatik adalah wilayahnya yang dibagi dua antara Indonesia dan Malaysia. Sebatik bagian utara menjadi milik Malaysia, sementara Sebatik bagian selatan dikuasai oleh Indonesia. Sebatik milik Malaysia dengan Tawau sebagai poros perekonomiannya membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi warga Malaysia. Berbeda dengan Malaysia, Sebatik wilayah Indonesia merupakan kemiskinan yang memprihatinkan. Jalan-jalan rusak, sulit air bersih, tidak tersedianya sarana dan prasarana bagi warga untuk mengembangkan perekonomian wilayahnya memaksa para warga menjual hasil bumi dan lautnya ke Tawau, Malaysia. Sehingga jangan heran jika di Sebatik mata uang yang digunakan dua, yaitu ringgit dan rupiah.&lt;br /&gt; Berbagai permasalahan tersebut tidak hanya dialami oleh Sebatik, tetapi juga banyak wilayah perbatasan Indonesia yang sebagian besar berupa daerah pesisir. Kemiskinan menjadi asosiasi mutlak yang dilekatkan kepada kehidupan warga wilayah perbatasan maupun pesisir Indonesia. Mereka terisolasi dari banyak kemajuan yang telah dikecap oleh masyarakat perkotaan. Pemenuhan kebutuhan sehari-hari diusahakan dengan keterbatasan sarana dan kemampuan. Walaupun telah berbanyak pejabat pemerintah mengunjungi wilayah-wilayah ini, namun perbaikan tak jua kunjung hadir. Peningkatan kesejahteraan warga pesisir dan perbatasan rupanya belum menjadi agenda utama Pemerintah. &lt;br /&gt; Beberapa pakar menilai hal tersebut dapat terjadi karena Pemerintah belum berorientasi kepada laut padahal Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Belum termanfaatkannya laut sebagai pemersatu Republik ini membuat pemerataan kesejahteraan menjadi timpang antara kota dan wilayah pesisir dan perbatasan. Sehingga jangan salahkan ketika Sebatik, misalnya bergantung sepenuhnya pada Tawau dan memilih ringgit ketimbang rupiah. Jangan salahkan pula jika sebagian dari mereka mengubah kewarganegaraan karena melihat negara lain lebih dapat menjamin nasib mereka ketimbang negara sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan Versi Laut&lt;br /&gt; Sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki tantangan berat untuk menjaga kesatuan wilayahnya dari berbagai ancaman disintegrasi yang dapat merusak kedaulatan. Pulau-pulau yang tersebar dan dipisahkan oleh laut menjadi permasalahan tersendiri dalam pemenuhan pemerataan kesejahteraan rakyatnya. Selama ini konsentrasi pembangunan rakyat hanya terletak di pulau-pulau besar Indonesia, seperti pulau Jawa. Hal demikian merupakan salah satu penyebab maraknya urbanisasi ke kota-kota besar. Tidak tersedianya sarana dan prasarana yang memadai di wilayah-wilayah subordinat tersebut memicu para warganya untuk mengadu nasib di kota besar demi mengharapkan kualitas kehidupan yang lebih baik.&lt;br /&gt; Indonesia sebagai sebuah negara maritim merupakan fakta yang tak terbantahkan. Akan tetapi pola pemerintahan yang dijalankan belum berorientasi kepada laut. Menurut Emil Salim, kepemimpinan yang memiliki orientasi kepada laut merupakan model kepemimpinan yang dinamis. Seperti seorang nahkoda memahami betul medan yang dihadapinya, punya wawasan yang luas dan terintegrasi terhadap segala persoalan yang muncul. Sementara bagi beberapa pakar, model kepemimpinan yang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia masih sangat berorientasi kepada darat. Pemusatan pembangunan pada wilayah-wilayah tertentu merupakan ciri kepemimpinan model darat. Sehingga banyak wilayah yang belum teroptimalkan dengan baik.&lt;br /&gt; Apa kiranya yang menyebabkan Indonesia belum bervisi kelautan dalam kepemimpinannya? Karena Indonesia masih melihat laut sebagai pembeda, bukan pemersatu kedaulatan bangsa. Menurut Prof. Dr. Andre A. Hardjana, MA, laut merupakan suatu misteri pemikiran serta membangun kepercayaan baik pada ilmu pengetahuan maupun pada diri sendiri. Pandangan demikian melahirkan kepemimpinan yang pantang menyerah, tegar dan tegas serta menciptakan persatuan dan kesatuan karena memiliki kepekaan dalam menghadapi setiap situasi baru yang ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laut sebagai Pemersatu Bangsa&lt;br /&gt; Mengapa banyak terjadi kasus yang memicu disintegrasi bangsa? Mengapa pulau Sipadan dan Ligitan tak berhasil dipertahankan Indonesia? Mengapa warga diperbatasan sampai ada yang mengubah kewarganegaraan? Serta masih banyak pertanyaan mengapa yang menunggu untuk dijawab lewat solusi konkret Pemerintah.&lt;br /&gt; Indonesia merupakan negara yang luas lautan lebih besar daripada luas daratannya. Pemanfaatan optimal terhadap laut belum dilaksanakan Pemerintah. Berbagai sumber daya alam yang terkandung didalamnya justru kini banyak dikuasai oleh asing. Pembangunan wilayah pesisir dan perbatasan terabaikan. Semua ini karena selain Indonesia belum bervisi kelautan dalam kepemimpinannya, namun juga karena laut masih dianggap sebagai pemisah bukan sebagai penghubung antar pulau.&lt;br /&gt; Sejarah lampau Indonesia seperti pada masa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit telah membuktikan bahwa kepemimpinan yang bervisi laut serta menganggap laut sebagai penghubung dan penyatu antar wilayah membuka sekat-sekat perbedaan yang ada. Arus komunikasi yang dinamis antar pulau membuka peluang bagi persebaran budaya maupun pemerataan ekonomi. Hasil laut dan bumi tersebar kesegala penjuru negeri dan pemenuhan kebutuhan tercukupi dengan baik.&lt;br /&gt; Saat laut dipandang sebagai pemersatu, maka disitu mulai terbuka kesempatan bagi tiap-tiap wilayah di Indonesia untuk mengembangkan potensinya masing-masing. Lewat arus transportasi kelautan yang jelas dan merata, perbaikan ekonomi tiap wilayah memungkinkan. Setiap wilayah memiliki sumber daya yang berbeda. Masing-masing warga akan mengolah hasil sumber daya wilayah mereka baik dari laut maupun darat untuk kemudian didistribusikan ke wilayah lain. Tidak hanya dalam bidang pemenuhan kebutuhan serta pemanfaatan hasil sumber daya yang membaik, tetapi arus informasi pun menyebar luas. Terjadi pencampurbauran budaya antar tiap-tiap wilayah yang mengakibatkan akulturasi budaya. Masing-masing wilayah bersinggungan budayanya satu sama lain karena aktifitas pelayaran yang dinamis. Mereka akan mulai belajar dan memahami kebudayaan lain sehingga kerukunan maupun sikap toleransi tak mustahil tercipta. Keterbukaan macam ini niscaya akan semakin memperkokoh kesatuan dan persatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt; Pemanfaatan laut secara tepat dengan visi kepemimpinan yang berorientasi laut mampu membawa pemerataan kesejahteraan tiap-tiap wilayah. Ketimpangan yang sebelumnya hanya terkonsentrasi di kota besar akan tereduksh perlahan seiring pemanfaatan laut yang tepat guna. Semangat otonomi daerah, tiap-tiap wilayah dapat mengembangkan wilayahnya masing-masing sesuai dengan ciri masyarakat dan sumber daya alam yang dimilikinya. Namun hal ini perlu diikuti dengan kesadaran Pemerintah Daerah untuk berorientasi pada laut dan mengedepankan kemajuan wilayah serta masyarakatnya ketimbang mengedepankan kesejahteraan diri sendiri dan golongan tertentu. Sehingga berbagai macam pertanyaan mengapa yang menghantui Indonesia terkait dengan kebijakan yang dijalankan dapat terselesaikan dengan baik.&lt;br /&gt; Tak perlu lagi ada warga negara Indonesia yang berganti kewarganegaraan karena negara tidak memperhatikan kesejahteraan warganya. Tak perlu lagi ada pulau-pulau lain di Indonesia yang diklaim pihak lain. Tak perlu ada kerjasama asing yang ternyata menyengsarakan rakyat jika rakyat dapat diberdayakan dan dipercayakan untuk mengolah sumber dayanya masing-masing. Dan tak perlu lagi ada kelompok separatis yang mengancam kedaulatan jika Pemerintah dapat memberikan jaminan kesejahteraan yang sama bagi seluruh warga negaranya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-6140788986683109640?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/6140788986683109640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=6140788986683109640' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6140788986683109640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6140788986683109640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/10/indonesia-maritim-kepemimpinan-bervisi.html' title='Indonesia Maritim: Kepemimpinan Bervisi Laut'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7254103620666025706</id><published>2010-10-05T06:32:00.001-07:00</published><updated>2010-10-05T06:32:10.876-07:00</updated><title type='text'>Rahasia Kecil</title><content type='html'>Coba kau lihat dunia lewat bagaimana aku memandang sekelilingku&lt;br /&gt;Aku melihat bangunan tua berbentuk kotak dengan dua tingkat,&lt;br /&gt;tapi diatas atapnya menempel iklan baris elektronik&lt;br /&gt;Janggal tapi menarik&lt;br /&gt;Aku melihat rumah-rumah maupun bangunan lain sepanjang perjalanan di dalam kereta&lt;br /&gt;Sebagian tampak kumuh dengan pencahayaan temaram dan aku berdiri menyambut angin didalam kereta, gelap lampu mati&lt;br /&gt;Syahdu&lt;br /&gt;Aku melihat sebuah taman cantik penuh bunga warna-warni dan rumput hijau yang dipangkas rapi&lt;br /&gt;Bersama teman, kita asyik berpose dan kamera mengabadikan momen menyenangkan kita&lt;br /&gt;Fantastis!&lt;br /&gt;Aku melihat seseorang tanpa sengaja menjatuhkan selembar uang sepuluh ribu dan aku memberitahunya, "Mas, uangnya jatuh"&lt;br /&gt;Menggelitik dan hadir rasa puas dalam diriku&lt;br /&gt;Aku ingat berbincang renyah di toilet dengan teman saat kita sama-sama sedang buang air&lt;br /&gt;Katarsis&lt;br /&gt;Aku menyantap sepotong ayam goreng tepung di meja kantin fakultas bersama teman-teman&lt;br /&gt;Nikmat&lt;br /&gt;Aku berjalan bersama teman-teman melewati taman dengan aroma rumput yang khas baru dipangkas&lt;br /&gt;Membicarakan apakah rumput memiliki kesadaran layaknya manusia&lt;br /&gt;Merencanakan menghabiskan malam disekitaran Senen dan diakhiri dengan makan durian bersama&lt;br /&gt;Memikirkan apa yang hendak dijalani saat sudah tak bersama-sama seperti sekarang&lt;br /&gt;Aku menikmati suasana stasiun yang pada pukul tujuh lewat begitu lengang dan angin berhembus pelan&lt;br /&gt;Aku terjebak kemacetan dijalan menuju rumah&lt;br /&gt;Bising kendaraan saling berlomba memperebutkan posisi pertama sebagai pihak yang tak sabaran&lt;br /&gt;Terhimpit didalam penuh sesaknya kendaraan umum&lt;br /&gt;Aku melihat dan melintas sambil lalu para pedagang diputaran Kampung Melayu menuju Tebet,&lt;br /&gt;seolah jalan raya berubah rupa menjadi pasar aneka barang&lt;br /&gt;Aku melihat banyak hal, menikmati segala rasa, setiap momen yang bergerak cepat seperti dalam film&lt;br /&gt;Dunia dalam pandangku begitu indah&lt;br /&gt;Luar biasa!&lt;br /&gt;Penuh warna, bentuk dan simfoni keseharian yang begitu mengharukan&lt;br /&gt;Ada kebahagiaan dan rasa syukur pada setiap jeda kesadaran terhadap hidup&lt;br /&gt;Begitu biasa-biasa saja ternyata tanpa mimpi-mimpi muluk&lt;br /&gt;Apakah telah kau lihat dan pahami dunia lewat bagaimana aku memandangnya?&lt;br /&gt;Kita menjalani banyak hal sekali waktu&lt;br /&gt;Tujuan menjadi garis akhir yang seolah menahan kita bergelut dalam proses&lt;br /&gt;Kecewakah kau dengan apa yang telah terjadi pada hidupmu yang biasa-biasa saja?&lt;br /&gt;Kuberi tahu kau satu rahasia kecil, kawan&lt;br /&gt;Hidup kita tidak banal, tergantung bagaimana kau memandangnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7254103620666025706?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7254103620666025706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7254103620666025706' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7254103620666025706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7254103620666025706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/10/rahasia-kecil.html' title='Rahasia Kecil'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-5706031726427011752</id><published>2010-10-03T06:20:00.001-07:00</published><updated>2010-10-03T06:21:48.366-07:00</updated><title type='text'>Wilde</title><content type='html'>Satu fragmen itu amat berkesan. Di depan nisan Oscar Wilde mereka memperdebatkan masalah sepele; komedi. Si gadis butuh komedi dari tunangannya yang menganggap komedi bukan hal penting. Bagi si pria, komedi cuma buang-buang waktu, suatu kekonyolan akut, begitu kekanak-kanakan. Si gadis tersinggung luar biasa. Baginya komedi merupakan prinsip. Hidupnya butuh komedi. Tidak bisa ditawar-tawar. Kemudian ia pun menghampiri nisan Wilde dan mengecupnya kuat-kuat hingga meninggalkan bekas kecupan yang juga telah banyak memenuhi nisan Wilde dari gadis-gadis yang begitu mengaguminya. Setelah mencium nisan Wilde si gadis itu pergi dengan kesal. Tinggallah si pria yang terheran-heran, tak habis pikir. Tiba-tiba Wilde muncul dihadapan si pria dan bertanya santai, "Apa kau mencintainya? Apa hidupmu akan baik-baik saja tanpa dia? Kejarlah! Cepat, sebelum terlambat!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pria menyusul kekasihnya. Ia baru menyadari bahwa hidup tanpa kekasihnya adalah hampa. Gadis itu adalah komedi yang mesti hadir dalam hidupnya. Suatu keharusan yang wajib ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah aku berada. Di depan layar televisi menonton film dan menghela napas panjang. Rasanya pusing dan begitu berat. Aku sendirian. Begitu menyiksa. Ingin kabur dari pikiranku sendiri tapi tak mungkin, kecuali aku mati atau hilang ingatan. Aku kembali menghela napas panjang. Ya, dalam hidup mesti hadir komedi. Agar jiwa tak kering kerontang, tak kehausan seperti berada ditengah sahara. Tapi rasanya hidupku lebih kepada komidi putar ketimbang komedi. Aku hidup dalam komidi yang terus berputar. Bagai dalam sebuah karnaval penuh warna-warni cerah, penuh balon, badut dan sebuah komidi putar dengan kuda-kuda cantik. Tiap hari aku duduk tenang diatas kuda berwarna biru, bersiap menunggu komidi putarku berputar dan melarutkanku didalamnya. Hingga pusing, hingga gaduh, dan aku terbang ke angkasa. Namun saak komidiku berhenti berputar, kegaduhanku pun ikut terhenti. Aku kembali sendiri dan lagi-lagi mesti berpikir. Berpikir tentang semua hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku punya rahasia kecil. Diam-diam aku menyimpan foto Oscar Wilde. Aku menyukainya. Sangat menyukainya. Wajahnya yang biasa saja, kedua sorot matanya yang dalam, dagunya yang panjang, rambut coklat sebahunya begitu memesonaku. Tak sekedar itu, karya-karyanya begitu sederhana. Happy Prince, A Women of No Importance, A Picture of Dorian Gray, ... Oh, semuanya begitu sedehana, biasa saja tetapi kaya makna akan kehidupan. Aku sungguh mengaguminya. Bahkan hampir memujanya. Aku melihat komedi berkejar-kejaran diantara kata-katanya, melihat cinta dari setiap lembar karya yang kubaca. Seolah-olah ia mengajakku menyusuri samudera hidup yang demikian dalam. Membisikkanku kata-kata yang menenangkan. Menguatkanku saat komidi putar yang selalu kunaiki berhenti berputar dan aku sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kau mampu hidup tanpa dia? Apakah kau mampu menghadapi dirimu sendirian tanpa dia yang mencintaimu sepenuh hati? Apakah kau mampu hidup tanpa komedi?" bisiknya lembut ditelingaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampukah aku sendiri tanpa komedi lagi, Wilde? Aku muak dengan kesendirianku, tetapi melepaskannya dan maju satu langkah kedepan menuju dia? Aku tidak tahu. Rasanya aku belum siap. Aku takut dia tak dapat menerima diriku sepenuhnya. Ibarat bulan, itulah aku. Dari jauh indah tak terperi. Sinarnya yang jernih menentramkan siapa pun yang memandanginya. Seolah-olah keindahan terpatri bersamanya. Mereka sering tidak mau tahu jika permukaan bulan dari dekat sangat jelek sekali. Hanya pengunungan pasir, danau pasir, bolong-bolong. Tidak ada apa-apa disana. Tak ada sejumput keindahan yang bisa ditangktp dari jarak dekat. Mereka pun akan mendengus kesal karena tak mendapatkan apa-apa. Tak ada komedi dalam kesendirian. Semuanya samar-samar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mampu, Wilde. Aku tak mampu hidup dikeduanya. Tolong rasuki aku, Wilde. Bakarlah sekam yang ada dalam jiwaku. Buat aku berkobar lagi. Undang kembali hidupku yang penuh suka cita dalam putaran komedi. Sertakan aku dalam kunjungan imajinasimu. Kau adalah pecinta komedi, begitu pun aku. Komediku tertinggal dimasa lalu saat rasa syukur mengelilingiku setiap waktu. Saat cinta pada hidup menguatkanku untuk terus tersenyum. Kesedihan adalah ruang bawah tanah yang kukunci rapat-rapat. Hidupku benar-benar sebuah karnaval penuh warna warni cerah, balon dan badut. Aku ingin ramai didalamnya dan kesendirian hanyalah sebatas usaha mengistirahatkan diri dari penat sekejab. Begitu menyenangkan berbaur dalam komedi. Tapi aku tak lagi mampu, Wilde. Komediku tertinggal dimasa lalu dan kesendirian sebuah kepenatan penuh rasa sesal dan marah. Aku rapuh, Wilde. Serapuh hati pangeran bahagiamu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-5706031726427011752?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/5706031726427011752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=5706031726427011752' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5706031726427011752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5706031726427011752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/10/wilde.html' title='Wilde'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7456990018766354643</id><published>2010-09-24T19:23:00.000-07:00</published><updated>2010-09-24T19:32:35.266-07:00</updated><title type='text'>Hidup ini Masih Indah</title><content type='html'>Tanpamu tidak lagi mengapa&lt;br /&gt;Dahulu kita saling merangkai kisah&lt;br /&gt;kini tidak lagi&lt;br /&gt;Seperti hari-hari yang terus kujalani&lt;br /&gt;Ada yang mesti kuikhlasi; Kau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini indah&lt;br /&gt;Kuyakini sepenuh hati&lt;br /&gt;Ada banyak hari setelah kau pergi&lt;br /&gt;dan aku terus belajar banyak&lt;br /&gt;mengenai rasa syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kudapatkan emas permata, rumah mewah,&lt;br /&gt;mobil mentereng pun jabatan adikuasa&lt;br /&gt;Hanya begini saja&lt;br /&gt;dengan orang-orang yang kusayang&lt;br /&gt;berbagi kisah hari ini&lt;br /&gt;Tertawa, saling meledek dan cerita mengalir begitu saja&lt;br /&gt;Melapangkan hati yang butuh pengertian&lt;br /&gt;Hanya begini saja dengan segenggam buku cerita klasik ditangan&lt;br /&gt;ataupun sekedar memejamkan mata, tertidur&lt;br /&gt;mimpi indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpamu tidak lagi mengapa&lt;br /&gt;Hidup ini masih tetap sama indahnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7456990018766354643?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7456990018766354643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7456990018766354643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7456990018766354643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7456990018766354643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/09/hidup-ini-masih-indah.html' title='Hidup ini Masih Indah'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-6447575812247037988</id><published>2010-09-18T22:23:00.001-07:00</published><updated>2010-09-18T22:23:29.658-07:00</updated><title type='text'>Mimpi Sepanjang Malam</title><content type='html'>Aku kembali ke masa lalu&lt;br /&gt;Tubuhku kembali mengecil, rambutku kembali pendek&lt;br /&gt;Semuanya kembali terlihat sederhana&lt;br /&gt;Namun tak demikian dengan ingatanku yang tetap tak kembali seperti dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru itu tak mengapa&lt;br /&gt;Aku punya kesempatan untuk mengubah cerita seperti mauku&lt;br /&gt;Merasakan lagi cinta pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah sayang,&lt;br /&gt;Aku kembali dan masih terlihat begitu polos&lt;br /&gt;tapi tidak dengan ingatanku&lt;br /&gt;Aku memandangmu dan tahu kau mencintaiku lewat caramu menatapku&lt;br /&gt;Senyummu begitu polos, begitu sederhana&lt;br /&gt;Sesederhana cintamu padaku&lt;br /&gt;Melihatmu lagi dalam fragmen masa lalu seperti sekarang membuatku semakin cinta padamu&lt;br /&gt;Cinta masa lalu kurasakan lagi dan semakin besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tersenyum padaku saat kita duduk bersisian&lt;br /&gt;Mengawasiku walau kau tak tahu aku telah hapal semua jalan cerita kita&lt;br /&gt;Aku mencintaimu&lt;br /&gt;Hendak kuubah jalan kita yang lalu&lt;br /&gt;Betapa aku ingin bersamamu saja setiap waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, &lt;br /&gt;Kita jalan beriringan&lt;br /&gt;Ingin kugenggam tanganmu yang ragu&lt;br /&gt;dan senyum malu-malu menemani perjalanan kita yang bisu&lt;br /&gt;Begitu indah rasanya walau tanpa kata&lt;br /&gt;tetap cukup bagi kita berbagi cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih sepuluh tahun kita&lt;br /&gt;Namun ingatanku lebih maju sepuluh tahun darimu&lt;br /&gt;Aku telah melihat masa depan sepuluh tahun sejak sekarang&lt;br /&gt;Tetapi hampa karena kau dan aku tak lagi bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita begitu bahagia walau kau tak tahu&lt;br /&gt;Aku sangat bahagia mencintaimu lagi kali ini dengan sempurna&lt;br /&gt;Ku jamin&lt;br /&gt;Karena aku memiliki kesempatan kedua dalam mimpi sepanjang malam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-6447575812247037988?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/6447575812247037988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=6447575812247037988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6447575812247037988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6447575812247037988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/09/mimpi-sepanjang-malam.html' title='Mimpi Sepanjang Malam'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1065631415201582662</id><published>2010-09-01T05:57:00.001-07:00</published><updated>2010-09-01T05:57:05.384-07:00</updated><title type='text'>-Mu</title><content type='html'>Dan Mu mengaliri hidupku penuh suka cita&lt;br /&gt;Mengajakku menjenguk mata air-mata air jiwa&lt;br /&gt;Dan Mu hembuskan udara penuh pelita&lt;br /&gt;Mengajarkanku memaknai hidup agar lebih berwarna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Mu berikan aku hidup penuh berkah&lt;br /&gt;lewat caramu memandang dunia&lt;br /&gt;Dan Mu lewat cinta kasih tunjukkanku harapan serta mimpi&lt;br /&gt;Ada cita yang mesti dicapai tanpa pamrih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Mu mencintaiku, untuk segera bersyukur&lt;br /&gt;karena waktu tak pernah menunggu&lt;br /&gt;Dan Mu menatapku penuh cinta, penuh cita&lt;br /&gt;bahwa hidupku mestilah apa yang kuimpikan&lt;br /&gt;bukan harta, bukan kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Mu tunjukkan aku melihat awan &lt;br /&gt;melihat polanya dan hadir keindahan pada kita dalam melihat hidup&lt;br /&gt;Dan Mu adalah dramaku, panggungku, tempatku mencurahkan penat,&lt;br /&gt;membongkar emosi untuk kemudian diubah menjadi kasih&lt;br /&gt;Dan Mu adalah tuhan dalam definisi kecil&lt;br /&gt;tak perlu disakralkan, tak perlu disembah&lt;br /&gt;Dan Mu merupakan kondisi situasi serba sederhana sesuai citramu&lt;br /&gt;Aku bercermin dari kesejahteraan dirimu&lt;br /&gt;Dan Mu memberiku cinta yang luar biasa&lt;br /&gt;Cinta yang memberiku hidup sempurna&lt;br /&gt;Cinta yang mengajariku bersyukur dan tanpa pamrih&lt;br /&gt;Cinta yang membawaku untuk menghirup udara seluas jagad raya,&lt;br /&gt;sekuatku mampu menghirup siang malam&lt;br /&gt;Cinta yang menentramkan jiwa yang sering dirudung pilu dan ragu&lt;br /&gt;Cinta yang tak mendefinisikan dirinya sendiri&lt;br /&gt;Cinta yang selalu penuh hingga tak pernah buatku kehausan&lt;br /&gt;Cinta yang tak egois, mendengarkan&lt;br /&gt;Cinta yang menghidupkanku, yang membawaku terbang jauh mengejar bintang gemintang&lt;br /&gt;Cinta yang sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Mu, &lt;br /&gt;Aku rindu hadirmu sungguh!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1065631415201582662?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1065631415201582662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1065631415201582662' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1065631415201582662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1065631415201582662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/09/mu.html' title='-Mu'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-672381459519484183</id><published>2010-09-01T05:42:00.001-07:00</published><updated>2010-09-01T05:59:51.444-07:00</updated><title type='text'>Khusus untuk Wanita</title><content type='html'>Khusus untuk wanita&lt;br /&gt;Aku tak digerbongnya dalam laju menuju rumah,&lt;br /&gt;melainkan ditempat biasa&lt;br /&gt;Duduk sendiri dan biasa-biasa saja&lt;br /&gt;Yang tak biasa adalah para misoginis,&lt;br /&gt;mereka yang berpenis menatapku anomali&lt;br /&gt;Sebagian terkikik geli,&lt;br /&gt;bagai badut aku bagi mereka&lt;br /&gt;Sebagian mencoba acuh dengan dahi berkerut sebal&lt;br /&gt;Seorang lainnya menuntut mengapa aku tak disuruh berada bersama kaumku saja&lt;br /&gt;Padahal aku perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, kalian yang memiliki penis&lt;br /&gt;Bagiku tak ada yang luar biasa&lt;br /&gt;Seringkali merasa jumawa kalau mendominasi&lt;br /&gt;Khusus untuk wanita&lt;br /&gt;Dipikir perempuan seperti saya tak boleh digerbong yang biasa&lt;br /&gt;Padahal aku hanya ingin diperlakukan sama&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-672381459519484183?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/672381459519484183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=672381459519484183' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/672381459519484183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/672381459519484183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/09/khusus-untuk-wanita.html' title='Khusus untuk Wanita'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3235405822078848963</id><published>2010-08-27T21:31:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T21:49:19.818-07:00</updated><title type='text'>Dalam Deru Campur Debu</title><content type='html'>Dalam deru&lt;br /&gt;Campur debu, &lt;br /&gt;kata Chairil&lt;br /&gt;Tak sekedar itu&lt;br /&gt;Ada asap dan polusi menguap saat hari hujan sore ini&lt;br /&gt;Ringkikan mesin-mesin kendaraan membahana&lt;br /&gt;hanya bikin penat&lt;br /&gt;Berisik, memancing emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam deru&lt;br /&gt;campur debu&lt;br /&gt;Tak sekedar itu&lt;br /&gt;Waktu tak lagi sesuatu&lt;br /&gt;Karena telah habis dimakan tunggu&lt;br /&gt;Pak polisi sibuk merapikan baris&lt;br /&gt;agar kendaraan segera tertib&lt;br /&gt;dan tidak lagi saling impit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam deru &lt;br /&gt;campur debu&lt;br /&gt;Tak sekedar itu&lt;br /&gt;Padahal hujan seharusnya membikin sejuk&lt;br /&gt;Tapi dalam bis-bis kota peluh lebih merajuk&lt;br /&gt;dan semua orang menghirup racun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam deru&lt;br /&gt;campur debu&lt;br /&gt;2010&lt;br /&gt;Tak sekedar itu&lt;br /&gt;Disekitaran Senen waktu berpacu sia-sia&lt;br /&gt;Ditengah asap kendaraan, bising bunyi klakson,&lt;br /&gt;polusi hasil mesin baja beroda,&lt;br /&gt;penumpang bis kota yang bermandi peluh disaat hujan,&lt;br /&gt;pak Polisi sibuk mengatur, &lt;br /&gt;dan semua ikut melebur&lt;br /&gt;Hancur!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3235405822078848963?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3235405822078848963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3235405822078848963' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3235405822078848963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3235405822078848963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/08/dalam-deru-campur-debu.html' title='Dalam Deru Campur Debu'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-8100312844501856787</id><published>2010-07-25T07:48:00.001-07:00</published><updated>2010-07-25T10:17:54.388-07:00</updated><title type='text'>Menangkup Warna</title><content type='html'>Ayah, banyak warna di dunia ini&lt;br /&gt;berkumparan bagai kunang-kunang&lt;br /&gt;tetapi pelitanya lebih semarak&lt;br /&gt;Banyak yang mesti diteguk saat berjumpa telaga&lt;br /&gt;karena rasa air tak sekedar biasa&lt;br /&gt;banyak yang tercecap lama dalam lidah&lt;br /&gt;walau tak bertahan selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, bahagia itu menyadari&lt;br /&gt;menerima diri lebih dan kurang&lt;br /&gt;dan melihat sekitar&lt;br /&gt;Mereka bilang,"sesuatu baru berarti saat tak lagi ada"&lt;br /&gt;Sebagian menyesal&lt;br /&gt;Sisanya bersyukur&lt;br /&gt;Beberapa mulai sadar dan berbenah diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, kita tak selalu mampu meraba masa&lt;br /&gt;menggenggam impian dan hilang begitu saja&lt;br /&gt;Aku melihat banyak asap membumbung ke angkasa&lt;br /&gt;dan rona mulai berpendar, redup&lt;br /&gt;Di dunia ini banyak warna&lt;br /&gt;menangkup segala rasa&lt;br /&gt;luar biasa&lt;br /&gt;Aku ternganga-nganga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, warna apa yang ingin kutangkup?&lt;br /&gt;Warna apa yang harus kuteguk agar hidup tak lagi absurd?&lt;br /&gt;Aku menyukai hijau tapi tak tahu harus apa&lt;br /&gt;untuk memercikinya pada jalan yang terbentang dihadapanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, katamu dulu jangan pernah menyerah&lt;br /&gt;dan terus lihat arah&lt;br /&gt;Di dunia ini banyak warna&lt;br /&gt;Tapi mengapa kadang sulit, kadang bergairah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi katamu,"tak apa-apa" &lt;br /&gt;sambil tersenyum mengusap kepalaku&lt;br /&gt;Aku tahu kau pun menyadari bahwa banyak warna di dunia ini, ayah&lt;br /&gt;dan kau percaya padaku sepenuhnya untuk memilih warna yang kusuka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-8100312844501856787?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/8100312844501856787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=8100312844501856787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8100312844501856787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8100312844501856787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/07/menangkup-warna.html' title='Menangkup Warna'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7500348603470758950</id><published>2010-07-21T23:00:00.000-07:00</published><updated>2010-07-25T10:17:27.584-07:00</updated><title type='text'>MATI SEPI</title><content type='html'>&lt;object style="background-image:url(http://i2.ytimg.com/vi/qBHdGEiYbHc/hqdefault.jpg)"  width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/qBHdGEiYbHc&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/qBHdGEiYbHc&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" width="425" height="344" allowScriptAccess="never" allowFullScreen="true" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;(amos lee-colors)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa waktu berjalan dalam iringan detik?&lt;br /&gt;agar kau tak kehilangan setiap momen dalam hidupmu yang bias&lt;br /&gt;mengapa harapan itu ada?&lt;br /&gt;karena hidup tak selalu menyenangkan tiap detiknya sehingga kau butuh &lt;br /&gt;harapan tentang satu momen yang membuatmu tersenyum dan bersemangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam gelap aku termangu rindu&lt;br /&gt;visiku cemerlang menatap waktu &lt;br /&gt;dan aku merasa kasdu&lt;br /&gt;betapa aku merindukan masa lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disela-sela malam aku melihat kematian dan perpisahan menjadi padu&lt;br /&gt;tak pernah ku takut jika aku yang dipanggil lebih dulu&lt;br /&gt;aku justru takut kehilangan waktu&lt;br /&gt;aku rindu ayah, ibu, adik dan mereka yang kukasihi&lt;br /&gt;aku takut tak dapat menyulam masa bersama mereka lagi&lt;br /&gt;bukan karena mati&lt;br /&gt;tidak sekedar mati&lt;br /&gt;tetapi karena waktu yang berjalan ribut dan serampangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa Tuhan tak hadirkan abadi pada kita?&lt;br /&gt;karena abadi tak membuat kita bersyukur&lt;br /&gt;karena abadi berarti tak hidup&lt;br /&gt;karena abadi membuat kita abai pada sekitar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, aku tak takut mati melainkan waktu &lt;br /&gt;untuk mereka yang kukenal, aku hanya ingin berkata &lt;br /&gt;AKU SAYANG KALIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam hidup kita tumbuh dan mati&lt;br /&gt;dan kehilangan banyak memori&lt;br /&gt;aku rasa aku akan baik-baik saja&lt;br /&gt;harus baik-baik saja&lt;br /&gt;karena tiketku belum bergulir menuju mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfj_4fEP5I/AAAAAAAAAEA/j7nqEO2GsfQ/s1600/sepi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfj_4fEP5I/AAAAAAAAAEA/j7nqEO2GsfQ/s320/sepi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496612556862930834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7500348603470758950?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7500348603470758950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7500348603470758950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7500348603470758950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7500348603470758950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/07/mati.html' title='MATI SEPI'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfj_4fEP5I/AAAAAAAAAEA/j7nqEO2GsfQ/s72-c/sepi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3983157040921792179</id><published>2010-06-28T02:56:00.000-07:00</published><updated>2010-06-28T03:37:45.108-07:00</updated><title type='text'>The Prestige: Terbuai dengan Alur</title><content type='html'>&lt;object style="background-image:url(http://i4.ytimg.com/vi/o4gHCmTQDVI/hqdefault.jpg)"  width="480" height="295"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/o4gHCmTQDVI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/o4gHCmTQDVI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" width="480" height="295" allowScriptAccess="never" allowFullScreen="true" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prestige merupakan film yang menarik dengan alur yang tak urut dan acak. Film ini secara singkat menceritakan tentang persaingan dua pesulap yang masing-masing berusaha saling menjatuhkan. Persoalan muncul ketika salah seorang diantara mereka memiliki suatu trik jitu yaitu dapat menggandakan diri pada saat yang bersamaan. Mulailah intrik untuk mencuri rahasia tersebut hingga mengantarkan pada keajaiban science. Hal yang menarik dari film ini karena dikemas dengan alur yang acak dan lompat-lompat. Sehingga ending dari cerita tersebut agak sulit ditebak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyukai film-film semacam ini yang memerlukan tindak berpikir investigatif untuk mengetahui dan membaca keseluruhan cerita. Singkatnya saya senang membaca berbagai intrik yang tersaji dari suatu film untuk kemudian menyocokkannya dengan ending ceritanya. Hampir semua film yang memenuhi kualifikasi investigatif dapat saya baca alur dan endingnya. Seperti misalnya salah satu film Harrison Ford yang saya lupa judulnya, tetapi menceritakan tentang pembunuhan seorang pengacara wanita. Harrison Ford yang menjadi pengacara dan juga teman korban pembunuhan ini dituduh sebagai tersangka. Berbagai bukti yangada mengarah padanya. Ending film ini telah dapat saya tebak kelanjutannya ketika alur yang mengalir dalam film mulai menampakkan ketidaksesuaian dengan berbagai tesis yang coba dipertahankan oleh beberapa tokoh. Selain itu juga ada beberapa film seperti Prince of Persia, Edge of Darkness, The Bone colector, dan film-film lain yang saya lupa judulnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menarik dari The Prestige bagi saya? Mungkin karena alurnya yang acak dan berlompat-lompatan membuat saya perlu untuk lebih memperhatikan jalinan cerita satu sama lain yang tak sama sehingga saya agak kesulitan pada awalnya untuk menebak apa yang kira-kira menjadi ending dari cerita tersebut maupun menebak trik apa yang kiranya digunakan si pesulap menggandakan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siapapun yang menyenai pola pikir investigatif, The Prestige dapat menjadi rujukan yang bagus untuk mengasah kemampuan investigatif tersebut. Atau bagi yang ingin mencoba merasakan sensasi menonton film dengan menebak beberapa bagian didalamnya, film ini dapat menjadi rujukan yang bagus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3983157040921792179?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3983157040921792179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3983157040921792179' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3983157040921792179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3983157040921792179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/06/prestige-trailer.html' title='The Prestige: Terbuai dengan Alur'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1226738839718574502</id><published>2010-05-02T05:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T06:19:09.707-07:00</updated><title type='text'>Tanda Seru untuk Lingkungan dan Lapindo</title><content type='html'>Suatu pertunjukkan teatrikal hari ini di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta dalam rangka Konsultasi Publik JATAM (Jaringan Advokasi Tambang) menarik perhatian saya. Santo Klingon, sang seniman  dengan lumuran cat biru muda sekujur tubuh sambil membagi-bagikan beberapa cermin berukuran kecil kepada pengunjung yang menyaksikan pertunjukkannya berujar pelan dan penuh penekanan,"5 tahun lagi, 15 tahun,... tak masalah. Tak apa-apa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S91262w7ukI/AAAAAAAAACQ/aKjbfDGlsJ4/s1600/Dubdubrovnik1577.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S91262w7ukI/AAAAAAAAACQ/aKjbfDGlsJ4/s320/Dubdubrovnik1577.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466656276202895938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksudkannya dalam bilangan tahun tersebut? Apa yang ditunggu dari 5 tahun, 15 tahun, bahkan 20 tahun lagi, Santo?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir tentu penampilannnya berkaitan dengan tema konsultasi yang diselenggarakan JATAM yang memiliki konsentrasi pada pertambangan di Indonesia serta nasib masyarakat di sekitar lokasi. Mungkin juga berkaitan dengan dua buah karya seni instalasi yang dipajang sepanjang acara berlangsung yang dibuat oleh dua perupa IKJ dan UNJ.Instalasi yang satu menampakkan kerusakan lingkungan yang diakibatkan Newmont dengan membuang limbah mereka ke teluk yang ada disekitarnya dan mencemari ikan-ikan yang ironisnya dikonsumsi masyarakat setempat. Instalasi yang lainnya menggambarkan lumpur Lapindo dan kongkalikong antara pemerintah dan Bakrie coorporation. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S912OJNYqzI/AAAAAAAAACA/53gmpn6O5_Y/s1600/Instalasi+newmont.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S912OJNYqzI/AAAAAAAAACA/53gmpn6O5_Y/s320/Instalasi+newmont.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466655508059958066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S912lP_NuRI/AAAAAAAAACI/7PGQ7kpR1oc/s1600/Instalasi+Lapindo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S912lP_NuRI/AAAAAAAAACI/7PGQ7kpR1oc/s320/Instalasi+Lapindo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466655905016559890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti menyindir Lapindo kan, Santo?? Karena kau lumuri tubuhmu dengan cat yang seperti lumpur. Tetapi saya tak mengerti penggunaan kaca pada penampilannya. Mungkin agar kita melihat diri kita dalam cermin dan memperbaiki diri kita yang ternyata sangat banyak salah ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Santo terburu menjawab pertanyaan saya dalam pertunjukkan keduanya. Ia memang menyindir Lapindo. Kaca yang dilumurinya pula oleh cat dan lumpur pada instalasi yang juga menyinggung Lapindo merupakan anekdot mengenai jin lumpur yang dilihat warga beberapa tahun yang lalu saat lumpur Lapindo pelan-pelan menggerus pemukiman mereka. Sang Jin berseru lantang,"Bukan aku yang harusnya mandi dan berbersih diri, melainkan kalian semua yang harus mandi dan membersihkan diri sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S916hBz0FEI/AAAAAAAAACY/BjmHvaXg9aE/s1600/Dubdubrovnik1595.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S916hBz0FEI/AAAAAAAAACY/BjmHvaXg9aE/s320/Dubdubrovnik1595.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466660230537679938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S916-5Wv3PI/AAAAAAAAACg/AuA8DL0zp8U/s1600/Dubdubrovnik1600.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S916-5Wv3PI/AAAAAAAAACg/AuA8DL0zp8U/s320/Dubdubrovnik1600.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466660743664360690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1226738839718574502?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1226738839718574502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1226738839718574502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1226738839718574502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1226738839718574502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/05/tanda-seru-untuk-lingkungan-dan-lapindo.html' title='Tanda Seru untuk Lingkungan dan Lapindo'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S91262w7ukI/AAAAAAAAACQ/aKjbfDGlsJ4/s72-c/Dubdubrovnik1577.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1754036625193179310</id><published>2010-04-28T03:37:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T04:34:04.571-07:00</updated><title type='text'>Membaca Malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S9gc9a0ZtGI/AAAAAAAAAB4/13cppTq4l2k/s1600/night_park_1(2).jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S9gc9a0ZtGI/AAAAAAAAAB4/13cppTq4l2k/s320/night_park_1(2).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465149989310805090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S9gZ2I9sorI/AAAAAAAAABw/75tqqVRXqKg/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 260px; height: 195px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S9gZ2I9sorI/AAAAAAAAABw/75tqqVRXqKg/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465146565723988658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam aku membaca suatu risalah kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekatnya yang tergradasi oleh langit kelam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terterangi oleh bulan yang memancar penuh dengan lapisan halo disekelilingnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sewarna pelangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya ditulis dengan tinta beraroma busuk dan bau tanah basah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam aku membaca kematian yang indah dan syahdu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa sendu dan terharu ditengah malam berjalan sendiri menatap malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah malam menunjukkan hidup yang kujalani dan kematian yang harus kulewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian yang begitu indah dan membuat takjub&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang memberi kesadaran bahwa ternyata kisahku tak banyak orang ingin tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak dikenali siapa-siapa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak dapat berkata-kata dan aku menemukan kematian yang erotis dalam senandung &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berisiknya bising kendaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang kusembunykan dari siang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cengkeraman siang dan matahari yang menyilaukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbanyak dari kalian menuntutku pada batas yang tak kalian mengerti dan tak ingin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalian ketahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada siang hidup hanya sekedar perlombaan menuju finish yang tak kunjung jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ingin didengar, dilihat, dirasa pada diriku hanyalah sebatas kelambu yang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;koyak tak bersisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian hanya mengetahui apa yang ingin diketahui dariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku adalah titah malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tlah lama kubergumul didalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena pada malam aku dapat bercerita sesungguhnya tentang diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membaca risalah tentang malam pada selembar langit bertabur bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membaca tentang kematianku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa aku ingin mati dan merasa damai dalam malam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1754036625193179310?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1754036625193179310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1754036625193179310' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1754036625193179310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1754036625193179310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/04/membaca-malam.html' title='Membaca Malam'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S9gc9a0ZtGI/AAAAAAAAAB4/13cppTq4l2k/s72-c/night_park_1(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3682148470089662145</id><published>2010-04-25T06:53:00.003-07:00</published><updated>2010-04-25T22:36:10.773-07:00</updated><title type='text'>Hijau</title><content type='html'>Pada salah satu penampilannya dalam acara Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) 2010 yang diselenggarakan Walhi, teater KOIN menyinggung permasalahan ilegal logging yang terjadi pada hutan-hutan di Indonesia. Teater KOIN menyuguhkan sepenggal kisah tentang perlawanan masyarakat adat setempat untuk mempertahankan hutan mereka yang hendak dibabat habis oleh para pemilik modal yang sebagian telah mencapai kesepakatan "Ya, babat habis" oleh birokrat setempat dan pusat. Yang menarik adalah ending teatrikal tersebut. Tentu bukan kisah happy ending yang ditampilkan bahwa pada akhirnya para penjahat ini sadar kita amat sangat membutuhkan hutan demi lestarinya udara dan mengurangi dampak pemanasan global, tetapi ditutup dengan pemberian beberapa bibit tanaman kepada para penonton dengan pesan sederhana,"Tolong dijaga baik-baik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat menyerahkan sesuatu yang berharga dan berarti, itu yang saya tangkap. Ada sesuatu yang mendesak dalam fragmen akhir tersebut. Mendesak dan menyeruak untuk diperhatikan dan segera diselesaikan. Tetapi apa kiranya yang mendesak namun terendap dalam simbolisasi penyerahan bibit pohon tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu dalam suatu perjalanan melewati deretan gedung-gedung bertingkat dan megah di wilayah Jakarta, suatu yang mendesak itu muncul dalam gaung yang sayangnya seringkali kita abaikan: HIJAU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara gedung-gedung tersebut terselip hijau yang terekspresi dalam wujud pohon, rerumputan, bunga, maupun cat yang menjadi dasar warna tembok suatu bangunan. Rupanya kita sangat menyukai hijau dan selalu membutuhkannya walaupun sekedar pemanis penampilan. Hijau menjadi ornamen krusial yang menandai kehidupan, keberlangsungan. Simbol yang mendesak. Simbol yang hidup dan menyegarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu percakapan, seorang teman pernah berkelakar,"Jika di dunia ini hanya tinggal satu pohon hijau, maka semua orang pasti akan menyerahkan jiwa raga untuk mempertahankan satu pohon hijau yang hidupnya sekarat." Sayang pernyataan itu ditutup dengan sebatang rokok dan kepulan asap. Tetapi saya setuju mengenai pernyataan yang dikemukakannya. Hijau menandakan kehidupan dan kesegaran yang selalu kita cari. Tetapi seringkali kita abai padanya. Perlukah menunggu hingga hijau ini pudar dan tak lagi gemerlap digantikan merah, hitam, abu-abu, coklat dan warna pekat lainnya? Semua pilihan ada pada kita, manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada fragmen akhir penampilan teater KOIN, sang aktor memberikan bibit pohon dengan gestur dan tatapan sendu seolah itu adalah tindakannya yang terakhir untuk menyelamatkan pohon dan hijau-meminta seorang penonton menjaga baik-baik bibit pohon tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hijau bukan sekedar warna. Hijau adalah keterdesakkan yang hidup karena ia menyegarkan dan menenangkan. Karena kita selalu butuh hijau, sadar ataupun tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat hari bumi. Selamatkan hijau..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3682148470089662145?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3682148470089662145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3682148470089662145' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3682148470089662145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3682148470089662145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/04/hijau_25.html' title='Hijau'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3311537821140953388</id><published>2010-04-10T21:24:00.001-07:00</published><updated>2010-04-10T21:24:51.249-07:00</updated><title type='text'>Kepada Tuan</title><content type='html'>Bukan saya yang Anda cari, Tuan&lt;br /&gt;Pasti bukan saya&lt;br /&gt;Tak mungkin saya&lt;br /&gt;Tak akan pernah saya, Tuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan tanyakan kepada malam, Tuan&lt;br /&gt;Karena ia hanya akan menunjukkan padamu apa itu gelap dan bias samar yg menipu seluruh indra&lt;br /&gt;Jangan pula tanyakan kepada angkasa ataupun laut perihal isi hati Tuan&lt;br /&gt;Karena keduanya hanya akan membikin pusing dan Tuan akan jatuh pada kedalaman yang tak berdasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pandangi saya lagi, Tuan&lt;br /&gt;Saya hanya seorang pandir yang bahkan tak mengenali diri sendiri&lt;br /&gt;Saya seorang udik yang tak memiliki apa-apa untuk disombongkan maupun diberikan kepada Tuan yang baik hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan, jika Anda mencari mutiara yang berkilau sempurna, maka carilah ia di dalam samudera bukan di dalam jelaga&lt;br /&gt;Lihatlah sekeliling Anda, Tuan&lt;br /&gt;Ada banyak keindahan yang menunggu untuk ditangkup dan diteguk olehmu&lt;br /&gt;Dan saya bukan diantaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan saya yang Anda cari, Tuan&lt;br /&gt;Pasti bukan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan mengharap pada si pandir ini, Tuan&lt;br /&gt;Karena saya tak punya apa-apa lagi yang dapat diberikan untuk kesenangan Tuan&lt;br /&gt;Tolong Tuan, jangan minta hati saya&lt;br /&gt;Karena hanya itulah yang saya punyai kini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3311537821140953388?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3311537821140953388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3311537821140953388' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3311537821140953388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3311537821140953388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/04/kepada-tuan.html' title='Kepada Tuan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7091447635926452064</id><published>2010-03-09T01:54:00.000-08:00</published><updated>2010-03-09T02:22:25.339-08:00</updated><title type='text'>Surat Tentang Hujan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S5Yg2aOHTsI/AAAAAAAAABo/ggIH79hgJR4/s1600-h/hujan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S5Yg2aOHTsI/AAAAAAAAABo/ggIH79hgJR4/s320/hujan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446576918474739394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hujan hari ini tertanggal 9 Maret 2010 dan Aku dalam perjalanan pulang menuju rumah. Apa yang hendak Kukabarkan pada keindahan tiada terperi disaat hujan datang? Hujan adalah keriangan bagiku. Oase yang menyejukkan. Ditemani alunan merdu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Smiths&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kings of Convenience&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Keane&lt;/span&gt;, Aku menikmati hujan sore ini. Hujatan kilat yang menyambar-nyambar mengingatkanku pada Neptunus, mengingatkanku pada Syiwa yang bersenjatakan trisula. Begitu fantastis, begitu erotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat hujan Aku dapat menghirup bau tanah basah yang sangat kurindukan. Aku melihat keriangan tumbuhan yang berbinar cerah dalam balutan warna hijaunya. Aku menangkap keriangan pada saat hujan turun. Hujan bagiku adalah katarsis dengan dosis supra estetis. Suatu karya seni yang melampaui batas zaman, yang tidak dapat dikenakan padanya kategori-kategori tertentu. Hujan bagai membuka kabut pekat dalam penatnya hari. Ia anugrah, ia indah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih mendengarkan alunan lagu disertai sambaran kilat yang memekakkan telinga. Di dalam kereta ekonomi sore hari disaat hujan, Aku masih asyik melihat orang-orang sibuk sendiri. Berbagai wajah hadir padaku. Menampilkan beraneka macam ekspresi, beberapa penuh ekspetasi walau sisanya mungkin ingin mati. Bagiku ini adalah kekayaan tiada bandingan. Bahwa hidup selalu kaya, begitu kaya. Dan hujan masih menemani sementara Tuhan asyik mengawasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat suka hujan. Ia semarak, mungkin karena banyak. Ia gaduh tapi tak membikin peluh. Aku ingin menyatu dengannya, ingin basah dan merasa katarsis. Aku mencintai hujan karena ia meramaikan hariku yang seringkali berkabut. Ia adalah akumulasi seluruh masa bahagiaku.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7091447635926452064?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7091447635926452064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7091447635926452064' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7091447635926452064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7091447635926452064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/03/surat-tentang-hujan.html' title='Surat Tentang Hujan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/S5Yg2aOHTsI/AAAAAAAAABo/ggIH79hgJR4/s72-c/hujan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-6717583380513777117</id><published>2010-03-03T04:15:00.001-08:00</published><updated>2010-03-03T04:15:36.877-08:00</updated><title type='text'>Parodi</title><content type='html'>Parodi dan komedi&lt;br /&gt;Parodi dan tragedi&lt;br /&gt;Komedi dan tragedi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa beda?&lt;br /&gt;Apa sama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya terjalin dalam jaring-jaring diri dan kehidupan&lt;br /&gt;Meredup dan bersinar bagai hentakkan degup irama yang membumbung konstanta nadi&lt;br /&gt;Memberikan ekspetasi sekaligus ekspedisi&lt;br /&gt;Dalam hidup ada parodi, komedi, sekaligus tragedi&lt;br /&gt;Hidup adalah suatu drama yang absurd&lt;br /&gt;Diantara hentakkan waktu dan keterlibatan ruang yang menganga terbatas, kita sang pejuang beraksi dan merasa&lt;br /&gt;Ya, kita telah jatuh cinta pada hidup yang demikian adanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-6717583380513777117?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/6717583380513777117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=6717583380513777117' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6717583380513777117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6717583380513777117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/03/parodi.html' title='Parodi'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3292912991848269999</id><published>2010-01-18T03:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T03:50:45.886-08:00</updated><title type='text'>Memilih Menyerah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kepada Teman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf,&lt;br /&gt;pada akhirnya simpul yang selama ini kita rajut harus kupecah ikatan utamanya lantaran kutak mampu. aku tak mampu menangung diriku sedemikian besar pada sesuatu yang tidak pernah kuyakin sebelumnya. kepercayaan kalian yang terdeskripsi dalam wujud aku tak mampu kujalankan dengan sebaik yang mungkin pernah kita impikan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf,&lt;br /&gt;pada akhirnya aku harus menyatakan ini, bahwa aku tak pernah merasa yakin dengan kalian yang disampingku. aku tak pernah merasakan kalian dlam wujud dukungan nyata seperti pada awalnya. aku tak punya kepercayaan akan kita yang melebur menjadi sebentuk komunal baru.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;maaf,&lt;br /&gt;mungkin aku egois dan terlalu menginginkan sempurna, tetapi aku juga melihat luka dari setiap ketidakpercayaanku terhadap diriku sendiri. aku melihat hampir segalanya dari setiap jalinan kita dan aku tak dapat memungkiri aku melihat kita dalam setiap jengkal kekurangan maupun kelebihan kita. dan itu sungguh memuakkanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf,&lt;br /&gt;pada akhirnya aku harus mengaku kalah dari setiap rintangan yang menjaring. karena aku tak hanya melihat gagal dalam visiku, tetapi juga labirin yang tidak membuka celah bagiku untuk mengurai harapan menjadi kenyataan-atau setidaknya belum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3292912991848269999?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3292912991848269999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3292912991848269999' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3292912991848269999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3292912991848269999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2010/01/memilih-menyerah.html' title='Memilih Menyerah'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3709533663276324970</id><published>2009-11-19T03:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T03:57:10.836-08:00</updated><title type='text'>L A U T</title><content type='html'>aku suka laut karena birunya membelah kumpulan coklat daratan yang kering sore ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena ombaknya berbisik dan menggelitik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena ia mengantarkan bau garam padaku, merangsang diriku untuk menyatu dengannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena aku dapat menyusuri garis-garis pantai sendirian dan menatap angkasa yang maha luas, menyiratkan ketakterbatasan hidup yang ternyata terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena ia misterius, kedalamannya merupakan kengkuhan sekaligus fatamorgana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena disini aku dapat melihat matahari berganti senja dan berubah gelap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena ia tak kenal lelah mencoba mengikis karang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku suka laut karena dahulu ayah sering mengajakku menjengukmu sambil menuntunku sengan segenggam coklat ditangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku suka laut karena senyum ayah tertinggal disitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Pantai baron-jogja, 200909)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3709533663276324970?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3709533663276324970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3709533663276324970' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3709533663276324970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3709533663276324970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/11/l-u-t.html' title='L A U T'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-8659775677961373090</id><published>2009-11-19T03:42:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T03:47:21.456-08:00</updated><title type='text'>Gemintang</title><content type='html'>aku melihat gemintang bertaburan diatas tundra kemarau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat gemintang bersinar terang ditengah pekatnya malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat gemintang kokoh walau angin malam berhembus semarak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat gemintang ditengah sunyi malam dua hari sebelum lebaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat gemintang dan aku jatuh cinta padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jogja, 2 hari sebelum lebaran 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-8659775677961373090?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/8659775677961373090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=8659775677961373090' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8659775677961373090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8659775677961373090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/11/gemintang.html' title='Gemintang'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4631251657955177130</id><published>2009-08-17T21:47:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T21:58:18.132-07:00</updated><title type='text'>timpang dan hampir jatuh</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tertatih-tatih&lt;br /&gt;jalanan kian menanjak, terjal, dan membikin putus asa&lt;br /&gt;padahal ini baru awal&lt;br /&gt;awal dari sesuatu yang pada akhirnya akan tereduksi menjadi memori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jagad ternyata begitu luas&lt;br /&gt;samudera begitu dalam&lt;br /&gt;dan hidup begitu membingungkan, penuh jebakan, penuh tipu muslihat &lt;br /&gt;tetapi hidup juga surga, sebuah ladang tak bertepi yang menawarkan banyak solusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jelaga berubah tembaga&lt;br /&gt;putih berubah hitam&lt;br /&gt;tetapi semua itu masih absurd bagiku&lt;br /&gt;karena aku masih tetap si abu-abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin lepas dari diri&lt;br /&gt;ingin lepas dari waktu&lt;br /&gt;ingin lepas dari kungkungan wilayah&lt;br /&gt;dan mengambang, menyusuri tanpa ingin pernah berpikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baru kejejaki persimpangan jalan itu&lt;br /&gt;tapi belum apa-apa aku sudah sangat lelah&lt;br /&gt;harus apa? harus bagaimana memilin asa perlahan-lahan agar tidak hancur?&lt;br /&gt;harus apa? harus bagaimana merajut harap agar jiwa tetap hidup dan diri sampai pada akhir, sebuah oase ketidakpastian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4631251657955177130?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4631251657955177130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4631251657955177130' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4631251657955177130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4631251657955177130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/08/timpang-dan-hampir-jatuh.html' title='timpang dan hampir jatuh'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7919770611287813160</id><published>2009-06-03T04:50:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T04:52:15.397-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Kritik Seni Estetika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Jakarta Biennale Community College Karya Khairuddin Hori:                         Partisipasi Publik dalam Aspek Ekstra Estetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Oleh: Fitri Kumalasari, 0706292302&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saturday, January 31, 2009&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;You are invited! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Friends,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I have been invited to share a work for Jakarta Biennale 2009 which is scheduled to take place from 06 - 27 February 2009 at the Galeri Nasional, Jakarta, Indonesia (amongst its other venues, check out www.jakartabiennale.com).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With funds allocated as my artists' per diem, I have decided to set up a 'college' of sorts, one that I am calling 'Jakarta Biennale Community College'. It is an open school by all, for all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I would like to call upon any of you who might be interested in sharing some knowledge with the public to come forward and contribute to the college's curriculum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Participation and facilitation of workshop/lecture/lesson/tutorial/seminar e.t.c is not limited to any specific audiences or subjects. You might want to share some secret knowledge of astronomy, maybe a traditional grandmother's recipe, a conspiracy theory, perhaps a secret martial arts system or even, a technological breakthrough. Each session provides a modest allowance of 100,000 Indonesian Rupiah for its facilitator/s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Should you be interested in spreading some love at the Jakarta Biennale Community College, please communicate your intentions to Miss Diah Sekarwidhi through an email to JktBiennaleCommunityCollege@gmail.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Your participation is our treasure. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cheers,&lt;br /&gt;Khai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya memenuhi undangannya pada Jumat, 20 Februari 2009 untuk melihat secara langsung karya seniman asal Singapura ini disamping tentu untuk melihat-lihat karya seni lain yang ditampilkan pada Jakarta Biennale XIII 2009 di Galeri Nasional, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Khairuddin Hori yang bertema "Jakarta Biennale Community College" merupakan sebuah ruang di dalam Galeri Nasional yang terletak disudut kanan, berpencahayaan temaram dan difungsikan sebagai sebuah ruang kelas lengkap dengan beberapa buah meja-tulis, sebuah whiteboard, serta tak lupa spidol dan penghapus sbagai alat pendukung pengajaran. Begitu sederhana dan biasa, tanpa ornamen hias yang menghadirkan kesan mencolok. Benar-benar seperti ruang kelas yang sering kita jumpai di sekolah-sekolah ataupun di perguruan tinggi. Tetapi bukan sekedar kesan biasa dan sangat keseharian yang membuat saya tertarik dengan karya Hori ini, letak kekuatan seninya adalah pada aspek ekstra estetik yaitu partisipasi publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan saya terhadap karya Khairuddin Hori bermula ketika pada serangkaian acara Jakarta Biennale XIII 2009, Hori menjadi pembicara pada Artis Talk II di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia bersama dengan Eko Nugroho, Senin 9 Februari 2009. Dalam presentasinya, Hori memutar sejumlah video mengenai karya-karyanya yang berupa performance art, seni teater, dan lain sebagainya. Dan yang menarik hampir sebagian karyanya melibatkan partisipasi publik-entah meminta bantuan seorang sales promotion girl untuk ikut dalam pertunjukkan teaternya maupun mempersilahkan orang lain mengisi karyanya dengan beragam hal seperti puisi, surat cinta, dan lain-lain dalam Wunderspaze-Hori di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi Publik&lt;br /&gt;Ketika sebuah karya hadir dihadapan publik, karya tersebut tidak lagi sekedar milik si pencipta tetapi juga menjadi milik masyarakat dengan pemaknaannya yang beragam. Seni hadir tidak lagi dengan satu interpretasi tunggal si pencipta, tetapi bagai sebuah ruang kosong yang bebas untuk dieksplorasi siapapun. Dan saya menangkap itu semua secara unik dari Jakarta Biennale Community College karya Khairuddin Hori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah karya seni yang sekedar ditampilkan di ruang publik, Jakarta Biennale Community College rupanya bukanlah sebuah hasil akhir dari karya Hori. Jakarta Biennale Community College lebih kepada karya pasif yang belum selesai dan untuk mengaktifkan atau menyempurnakan karya tersebut, Hori mengundang partisipasi publik untuk mengisi ruang kelas tersebut dengan diskusi, pengajaran, kelas hobi dan ketrampilan, sampai bedah buku dengan tema bebas mulai dari ekonomi, politik, budaya, sosial, ataupun keseharian. Siapapun boleh berpastisipasi didalamnya mulai dari mahasiswa, karyawan kantor, ibu rumah tangga, sampai anak-anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi publik yang dihadirkan Hori untuk ikut berkarya merupakan hal yang unik dan cerdas dalam penginterpretasian suatu karya. Hori seolah menciptakan sebuah ruang, framework, bingkai yang belum terisi dan akan terisi lewat partisipasi publik dengan beragam pemaknaannya. Ruang kelas yang diisi dengan kelas diskusi politik tentu menghadirkan gambaran serta pemaknaan yang berbeda dengan ruang kelas yang diisi dengan kelas ketrampilan anak-anak. Keberagaman yang dimaknai secara berbeda oleh beragam partisipan membuat karyanya semakin hidup dan kaya. Hori membangun sebuah jembatan yang menghubungkan seniman dengan masyarakat luas lewat partisipasi publik dalam mengisi suatu karya secara bebas. Tidak hanya itu, karya yang melibatkan partisipasi publik sebagai bagian dari karya itu sendiri merupakan sesuatu yang menarik dan membangkitkan optimisme masyarakat luas bahwa siapa pun bisa berkesenian menurut cara mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hori dan karyanya mencoba membumikan seni yang seringkali dianggap elitis, sulit dipahami, dan mahal oleh banyak orang dengan mengembalikan makna seni bagi kehidupan kita. Jika bagi sekumpulan ibu-ibu seni dipahami sebatas bagaimana membuat masakan yang enak, maka Hori lewat Jakarta Biennale Community College memberikan tempat untuk itu. Jika bagi sekelompok mahasiswa seni berkaitan dengan politik, maka Hori pun memberikan tempat untuk itu. Bahwa hal-hal biasa dan sangat keseharian yang terlihatr dari Jakarta Biennale Community College memberikan "rasa" tersendiri bagi pemaknaan suatu karya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Totalitas dalam Proses Menjadi&lt;br /&gt;Melihat dan menikmati Jakarta Biennale Community College mengingatkan saya kepada Hegel dan dialektikanya yang memunculkan totalitariasme dalam proses menjadi. Hori yang menciptakan ruang kelas adalah sebuah tesis. Ruang kelas yang ada bukanlah hasil akhir dari karya Hori. Kemudian ia mengundang partisipasi publik untuk mengisi ruang kelas tersebut dengan beragam kegiatan sesuai dengan keinginan partisipan adalah tesis tambahan-saya menolak menyebutnya antitesis, karena tidak perlu ada yang dibantah dari tesis pertama-yang memberikan pemaknaan baru bagi karya tersebut. Dan dari sini muncul sintesis bahwa Jakarta Biennale Community College adalah keseluruhan, totalitas dari penggabungan ruang kelas ciptaan Hori dengan partisipasi publik dalam mengisi ruang kelas tersebut. Totalitas yang hadir bukan suatu akhir dari pemaknaan karya Hori karena dengan tema kelas yang berubah sesuai dengan siapa partisipan yang mengisi tentu terus menjadi proses yang tak selesai begitu saja hanya dengan satu makna. Pemaknaan yang hadir tidak selalu sama karena tesis tambahan yang ada berubah dan sehingga totalitas yang hadir terus dalam proses menjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, Jakarta Biennale Community College bisa dijadikan sebuah sanpel untuk melihat praktek artistik yang berangkat dari kesadaran tentang pentingnya relasi sosial. Ruang kelas itu akan memperlihatkan kehadirannya sebagai sebuah karya seni, justru ketika ia diokupasi menjadi ruang interaksi dan partisipasi yang nyata.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya menyetujuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam ruang kelas Jakarta Biennale Community College. (sumber:www.jakartabiennale09.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7919770611287813160?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7919770611287813160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7919770611287813160' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7919770611287813160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7919770611287813160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/06/kritik-seni-estetika-jakarta-biennale.html' title=''/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4635251568480404807</id><published>2009-06-03T04:48:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T04:49:40.137-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hidup adalah ruang tak berbatas bagi pencarian jati diri manusia&lt;br /&gt;Hidup adalah sebuah jalan panjang, sepi, jauh dari hiruk-pikuk zaman&lt;br /&gt;Dan kita berjalan sendiri di jalan yang panjang itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman hadir sebagai sebuah refleksi dari sebagian perjalanan hidup&lt;br /&gt;Kegemerlapan, keceriaan, kemegahan, kebesaran tiap zaman selalu bercerita tentang sejarah manusia, sebuah perjalanan yang belum tuntas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman kita, banyak orang berbicara tentang kapitalisme global, maraknya teknologi, terorisme, kekuasaan, tumbangnya sosialisme, krisis ekonomi, dan berjuta tema lain bergema disekitar kita&lt;br /&gt;Riuh rendah kesenangan hadir pada hidup kita yang sepi, namun justru mereduksi diri&lt;br /&gt;Perjalanan terhenti dan arahpun bercabang banyak, padahal tadinya hanya ada satu arah: ke depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada orang-orang yang terus berjalan ke depan, sendirian&lt;br /&gt;Dan mereka memiliki cita-cita, mimpi, dan harapan yang menunggu di depan sana&lt;br /&gt;Ada keyakinan bahwa hidup adalah perjalanan panjang demi suatu tujuan, yaitu diri sendiri&lt;br /&gt;Dan hidup tak lagi tereduksi kesenangan diri karena bahagia telah tergenggam walau tak kunjung pasti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4635251568480404807?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4635251568480404807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4635251568480404807' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4635251568480404807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4635251568480404807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/06/hidup-adalah-ruang-tak-berbatas-bagi.html' title=''/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3173378851473230829</id><published>2009-06-03T04:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-03T04:46:42.977-07:00</updated><title type='text'>Apa yang Kuketahui Tentang Hidup?</title><content type='html'>Apa yang kuketahui tentang hidup? Tentang Tuhan? Tentang kebahagiaan? Tentang kepedihan? Tentang semua rasa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya tahu sedikit tentang hidup, tentang Tuhan, tentang merasa bahagia, tentang merasa pedih, dan tentang merasakan semua hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup mengajarkan kepadaku tentang ketidakpastian. Bahwa tidak ada hal yang pasti di dunia ini kecuali kematian. Dan ditengah ketidakpastian yang mendaras itu, kita selalu ingin sesuatu menjadi pasti dan jelas bagi diri sendiri. Di tengah gurun ketidakpastian yang maha luas, banyak cita-cita dan harapan yang dipancangkan dengan berjuta pasak keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupku adalah oase ditengah padang pasir. Ia fatamorgana. Ia menjelma menggoreskan rasa pada hidupku yang tandus. Aku merasa bahagia, pedih, kecewa, marah, putus asa, dan segala macam rasa yang tercipta lewat sebuah totalitas pespektif: SEMPURNA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah oase itu aku tahu Tuhan bersamaku. Selalu. Tetapi aku seringkali berpaling dan mencari Tuhan baru. Dan aku merindukan Tuhan lebih dari apa yang kusadari untuk lebih membuat sejuk oaseku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupku adalah sebuah kisah mengenai cita-cita dan harapan. Hidupku adalah sebuah perjuangan melawan diriku yang lain. Hidupku adalah karang yang selalu diterjang ombak. Tetapi aku tidak sekuat karang. Aku hanya mencoba menjadi kuat demi sesuatu hal yang tak kutahu pasti apa itu dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupku adalah sebuah kegiatan berpikir tanpa akhir yang mengantarkan kepada berbagai pilihan yang harus kuambil untuk terus bertahan dan bersiap menerima konsekuensi di kemudian waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupku tidak selalu terpelitakan cahaya, melainkan seringkali gelap tak terhingga. Hidupku adalah sebuah persimpangan antara cahaya dan kegelapan. Hidupku adalah senja yang temaram diantara gelap dan terang. Hidupku adalah sebuah zona abu-abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hidupku sempurna. Sangat sempurna.karena oaseku terisikan oleh segala saripati hidup dan pengalaman diri sendiri dan orang lain. Karena hidup yang kujalani adalah kenangan tentang rasa; rasa bahagia, rasa sedih, rasa marah, rasa kecewa, dan berjuta rasa lainnya. Karena disekitarku selalu ada orang-orang yang menyayangiku apa adanya, orang-orang yang ikut memberikan rasa pada hidupku yang tak tahu sampai kapan berakhir. Orang-orang paling hebat yang pernah kukenal. Karena hidupku adalahsebuah perjalanan spiritualku untuk memahami Tuhan yang kukenal selama hidup. Karena aku menikmati setiap detik kehidupanku. Dan itu semua adalah alasan yang membuat hidupku sempurna. Sangat sempurna,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3173378851473230829?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3173378851473230829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3173378851473230829' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3173378851473230829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3173378851473230829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/06/apa-yang-kuketahui-tentang-hidup.html' title='Apa yang Kuketahui Tentang Hidup?'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1473193547604410240</id><published>2009-05-23T04:42:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T04:55:15.109-07:00</updated><title type='text'>B A H A G I A</title><content type='html'>Ada secercah bahagia diraut banyak orang&lt;br /&gt;Tersimpan berjuta harap pada hidup yang kian mendesak tak tentu arah&lt;br /&gt;Tetapi seraut senyum itu masih ada, tersimpan apik, tak rusak, tak lapuk dimakan pengalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah keunikan yang beraneka dan itu terlihat dari pilihan-pilihannya&lt;br /&gt;Berbeda dan beragam tak dapat di tolak apalagi disangkal&lt;br /&gt;Ia hadir begitu saja dan kita tidak pernah meminta sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selembar kartu undangan pernikahan menyiratkan sejumput bahagia yang terkonsepkan dan berhias harapan-harapan indah&lt;br /&gt;Senang melihat wujud bahagia itu pada wajah-wajah yang tak kalah dari hidup yang terus menghimpit, atau mungkin tak terasa?&lt;br /&gt;Tak apa, asal sejumput bahagia itu tersemai bagi mereka yang melihat dan merasakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tak selalu harus berkisar dengan kisah tragik ala Kierkegaard dan para pengikutnya&lt;br /&gt;Hidup bagi sebagian orang adalah permasalahan mendasar dan sederhana&lt;br /&gt;Hidup adalah sebuah tur yang harus dijalani begitu saja tanpa perlu bertanya kenapa, apa, kapan, atau bagaimana&lt;br /&gt;Hidup sederhana dan tetap bahagia&lt;br /&gt;Untuk mencapai pemahaman diri tak perlu sampai belajar filsafat secara serius, toh hidup perlahan mengajarkan itu&lt;br /&gt;Untuk yang berbahagia, tersenyum, dan tertawa, nikmatilah...&lt;br /&gt;Sebarkan benih itu pada sekitar sehingga padang tak lagi gersang dan jiwa tak lagi kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat untuk kebahagiaan yang terus tersemai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1473193547604410240?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1473193547604410240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1473193547604410240' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1473193547604410240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1473193547604410240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/05/b-h-g-i.html' title='B A H A G I A'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-614832250410568138</id><published>2009-05-23T04:33:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T04:40:57.719-07:00</updated><title type='text'>A(a)-K(k)-U(u)</title><content type='html'>Aku kehilangan aku di dalam AKU&lt;br /&gt;Aku lemah, Aku hina, Aku bangsat&lt;br /&gt;Aku anjing, Aku monyet, Aku,...&lt;br /&gt;Aku tidak kenal aku lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan AKU&lt;br /&gt;Aku rendah!&lt;br /&gt;Ya, memang Aku rendah sekali&lt;br /&gt;aku AKU telah hilang entah kemana&lt;br /&gt;Aku aku itu memang tak pernah ada sebelumnya&lt;br /&gt;Tetapi AKU merasa sakit karena aku &lt;br /&gt;Seolah-olah aku hilang atau dicuri entah bagaimana&lt;br /&gt;Sakit sekali. SAKIT SEKALI!!!&lt;br /&gt;Aku ingin aku kembali pada AKU agar AKU utuh kembali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Aku tidak tahu siapa Aku&lt;br /&gt;Aku tidak mengerti tentang Aku&lt;br /&gt;aku pasti bisa memahami Aku&lt;br /&gt;Pasti bisa, karena aku adalah inti dari kesempurnaan AKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku telah hilang hingga Aku merasakan ada yang sungguh sakit amat dalam&lt;br /&gt;aku, kemana aku?&lt;br /&gt;Aku hampir sekarat&lt;br /&gt;Dia, mungkin Dia tahu dimana aku?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-614832250410568138?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/614832250410568138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=614832250410568138' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/614832250410568138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/614832250410568138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/05/aa-kk-uu.html' title='A(a)-K(k)-U(u)'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-8388293878020995254</id><published>2009-05-07T01:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T01:44:06.407-07:00</updated><title type='text'>Teman I</title><content type='html'>Jembatan itu belum tercipta dan kita saling menyalahkan&lt;br /&gt;Aku tentu tak ingin menyalahkan diriku sendiri dan aku merasa benar&lt;br /&gt;Dan kukira kau pun begitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak emosi negatif&lt;br /&gt;Aku hanya ingin mendengar apa yang ingin kudengar&lt;br /&gt;Dan kukira kau pun begitu, teman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku salah, aku sadari itu&lt;br /&gt;Banyak syak wasangka mengalir mempengaruhi diriku&lt;br /&gt;Dan aku merasa aku benar untuk beberapa alasan&lt;br /&gt;Tetapi caraku salah&lt;br /&gt;Aku tak segera menyelesaikannya, hanya membiarkannya&lt;br /&gt;Dan aku semakin sakit hati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hari ini aku mulai menguak kembali struktur kesadaranku &lt;br /&gt;dan kujabarkan kini bahwa aku terlalu banyak berpikir tanpa memastikan &lt;br /&gt;padamu apa yang sebenarnya kita alami&lt;br /&gt;karena jembatan diantara kita tak tersusun dengan baik, karena telinga ini ditutup dan kita tidak saling mendengar satu sama lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas semua hal yang terjadi, aku minta maaf, teman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-8388293878020995254?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/8388293878020995254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=8388293878020995254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8388293878020995254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8388293878020995254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/05/teman-i.html' title='Teman I'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1660992352646287750</id><published>2009-04-22T02:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-22T02:42:20.551-07:00</updated><title type='text'>Ada dan Pengada</title><content type='html'>Aku ada di tiitik ini .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pengadaku menyebar sejauh relasi yang kulakukan dengan dunia sekitar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa saja seorang fitri, tapi fitri itu bisa juga menjadi seorang anak dari orang tuanya, bisa juga menjadi seorang mahasiswi filsafat 2007, bisa juga menjadi seorang kakak dari Imbang, bisa juga menjadi salah seorang member filsafat dan psikologi transformatif di group yahoo!,,,&lt;br /&gt;Fitri bisa menjadi siapa saja sejauh orang lain mengenalnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pertanyaannya adalah apakah fitri itu tahu siapa dirinya? Dirinya dalam arti "ada" tanpa "pengada"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika fitri dipahami "ada" tanpa "pengada", apakah dia bisa hilang makna? Hilang identitas? Hilang ke-diri-annya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi fitri di titik ini tidak jelas betul dirinya karena ia tidak menjadi "pengada" sekaligus. Dan saya bertanya pada diri saya sendiri,"Hendak seperti apakah saya tanpa "pengada" saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kembali lagi pada "ada" fitri&lt;br /&gt;Siapa dia dan hendak diartikan apa dia?&lt;br /&gt;Terserah sajalah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1660992352646287750?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1660992352646287750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1660992352646287750' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1660992352646287750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1660992352646287750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/04/ada-dan-pengada.html' title='Ada dan Pengada'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4139037374915763584</id><published>2009-04-01T02:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-04T23:11:57.535-07:00</updated><title type='text'>Aku dalam sepotong Makrocosmos kehidupan</title><content type='html'>Aku adalah manusia. Siapa yang bisa menyangkalnya? Walaupun sejuta manusia lainnya bilang aku adalah anjing, aku adalah monyet, itu tidak akan merubah sustansiku sebagai seorang manusia. Terlebih manusia yang hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa itu manusia? Segumpal daging dan darah, begitu? Tidak ada istimewanya? Manusia lain mencoba menafsirkan apa itu menjadi manusia. Aristoteles mengatakan manusia adalah binatang yang berakal budi dan seluruh manusia mengamini pernyataan tersebut. Tetapi apa yang istimewa dari menjadi manusia? Terlalu banyak hasrat, kataku. Semua proposisi yang mengagung-agungkan manusia hanyalah pembenaran bagi eksistensi manusia itu sendiri, tetapi kebenaran secara objektif itu sendiri tak melekat pada manusia yang ternyata hanyalah setitik tanda, sepotong bagian dari alam semesta. Kita tidak lebih mulia ataupun lebih hebat dari entitas lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita. Jika menyebut kata ganti orang tersebut apa yang terlintas dipikiranku adalah kata ganti tak sempurna. Kita telah kehilangan objek dan hampir kehilangan makna juga di era posmodern ini. Kita tidak lagi mengacu pada saya dan kamu bersama-sama dalam sesuatu. Kita kini hanyalah sebuah kata ganti metafisik. Kita mungkin masih dapat mewakili saya, tetapi belum tentu dengan kamu, karena saya tidak dapat memastikan kamu apakah kamu benar-benar sepaham dengan saya baik pikiran maupun tindakan. Kita tak lagi disatukan, kita adalah individu yang berlainan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keunikan manusia adalah ia ingin bahagia. Tetapi apa itu bahagia? Kenapa kebahagiaan menjadi penting bagi manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia ingin bahagia. Tetapi apa ukuran kebahagiaan itu? Buatku, bahagia itu tidak terbatas pada kuantitas memori ataupun kesenangan-kesenangan semu yang bisa menguap begitu saja. Kebahagiaan lebih dari pada semua itu. Kebahagiaan adalah sejauh manusia memberi makna pada hidupnya dan ia mengapresiasikannya, ia menikmatinya. Kebahagiaan adalah hal metafisik yang paling rasional. Ia tak berwujud tetapi ia ada karena manusia merasakannya. Tetapi apa itu merasakan kebahagiaan? Adakah yang bisa menjabarkan lewat bahasa? Aku keterbatasan bahasa! Bahasa mereduksi perasaan serta pikiran kita untuk mengemukakan sesuatu kepada manusia lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku melihat sekelilingku orang-orang tersenyum karena mendapat telepon dari orang terkasih, aku melihat seraut kedamaian di wajah seorang tua yang mendapat duduk di kereta ekonomi saat tidak begitu penuh penumpang, aku melihat tawa seorang anak bermain sendiri menjemput imajinasi didalam diri dan mulai meng-konstruksi jiwa, aku melihat canda diwajah mama dan adikku saat santai bersama, aku melihat senyum malu-malu dari seorang cacat yang tak lagi memiliki kedua kaki di stasiun Tebet sambil ia terkadang menjajakan koran dan melihatnya membuatku rindu dengan ayahku, aku melihat senyum diwajah temanku saat kami bercanda di payung kantin kampus karena lelucon lucu, aku melihat secercah wajah ceria saat seorang gadis mendapatkan baju yang telah lama diinginkannya, aku melihat senyuman sekelompok gadis remaja yang asyik membahas trend fashion di majalah, aku melihat nenek tua disampingku saat perjalan menuju kampus bertanya denganku ramah aku hendak turun dimana tetapi wajahnya kuyu dan pakaiannya lusuh, aku melihat seorang penjaja koran cilik di kampusku dan tersenyum menyapaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah itu semua wujud dari perasaan bahagia? Senang? Manusia adalah makhluk yang begitu unik dan beragam. Mereka tersenyum dan tertawa merupakan partikel kecil dari apa yang mereka rasakan. Dan menurutku itu semua sudah lebih dari cukup ketimbang mengejar sesuatu yang lebih abstrak dan naif seperti kekuasaan, harta,jabatan, dan lain sebagainya. Tetapi manusia tentu tidak cukup puas hanya dengan hal-hal kecil. Aku, kamu, dia, dan mereka tentu punya keinginan, hasrat-hasrat kecil semacam itu. Tetapi apakah segala keinginan atau tujuan-tujuan dalam hidup adalah kebahagiaan yang sungguh-sungguh dicari manusia? Mengapa tidak dinikmati saja keseluruhan proses yang mengantarkan saya dan kamu mencapai tujuan? Mengapa kita tak berhenti sejenak dan melihat sekeliling bahwa ada banyak hal yang jauh lebih indah daripada sekedar obsesi? Bahwa terkadang tersenyum walau karena hal remeh asal itu tulus justru lebih menyejukkan jiwa dan membawa suasana riang? Bahwa seringkali kita tak sadar bahwa kita adalah bagian dari makrokosmos, bagian dari dunia yang fana ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4139037374915763584?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4139037374915763584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4139037374915763584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4139037374915763584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4139037374915763584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/04/aku-dalam-sepotong-makrocosmos.html' title='Aku dalam sepotong Makrocosmos kehidupan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-7240059782207227596</id><published>2009-03-16T02:19:00.001-07:00</published><updated>2009-03-16T02:24:34.374-07:00</updated><title type='text'>Wiji Tukul: Seni dan Politik, Tidak Hanya Pelarangan Seni tetapi juga Penculikan Paksa</title><content type='html'>Peringatan &lt;br /&gt;Jika rakyat pergi&lt;br /&gt;Ketika penguasa pidato&lt;br /&gt;Kita harus hati-hati&lt;br /&gt;Barangkali mereka putus asa&lt;br /&gt;Kalau rakyat bersembunyi&lt;br /&gt;Dan berbisik-bisik&lt;br /&gt;Ketika membicarakan masalahnya sendiri&lt;br /&gt;Penguasa harus waspada dan belajar mendengar&lt;br /&gt;Bila rakyat berani mengeluh&lt;br /&gt;Itu artinya sudah gawat&lt;br /&gt;Dan bila omongan penguasa&lt;br /&gt;Tidak boleh dibantah&lt;br /&gt;Kebenaran pasti terancam&lt;br /&gt;Apabila usul ditolak tanpa ditimbang &lt;br /&gt;Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan&lt;br /&gt;Dituduh subversive dan mengganggu keamanan&lt;br /&gt;Maka hanya ada satu kata: lawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa tak kenal puisi diatas? Tak pernah mendengar? Atau tak peduli? Wajar saja jika puisi diatas tidak terlalu menggairahkan bagi penikmat puisi jenis biasa-biasa saja, penikmat puisi tipe yang tidak begitu menyukai puisi digunakan untuk kepentingan menyalurkan aspirasi si penyair yang mewakili rakyat banyak kepada pemerintah yang memegang status quo dan risih dengan kritikan karena menganggap suatu puisi yang agung adalah puisi yang lahir dari ilham seolah-olah Tuhan menurunkan wahyu atau apalah kepada sang penyair untuk membuat karya. Solah-olah puisi yang baik itu seharusnya yang tidak menimbulkan konflik dan proses dalam membuat puisi diawali dengan consensus atau kesepahaman dengan pendapat John Locke mengenai konsep “tabula rasa”-nya. Bahwa penegasan seni termasuk puisi adalah kertas kosong yang belum ternoda tinta sama sekali. Atau puisi diatas tidak sesuai dengan kaidah-kaidah teori kesusteraan  seperti pendapat Tylor Coloridge(1772-1834) yang berpendapat bahwa puisi adalah sejenis karangan yang berlawanan dengan karya sains, bersifat memberi kesenangan langsung? Tidak peduli dan tidak perlu dibahas lebih lanjut apakah puisi diatas sesuai dengan pendapat-pendapat kuno tentang bagaimana puisi yang baik itu seharusnya, karena yang lebih penting disini adalah bagaimana estetika itu menghadirkan pengalaman bagi tiap subjek yang berbeda. Walau bagaimanapun itu tetaplah puisi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya seni termasuk puisi adalah bentuk pengejawantahan ide gagasan seseorang dalam menangkap realitas sekelilingnya kemudian dikontemplasikan dengan imajinasi yang kemudian dilahirkan kembali menjadi sebuah karya yang berbeda jauh dengan proses pembuatan karya yang diawali dengan menangkap realitas tadi tetapi sesungguhnya maknanya tidak beda jauh dengan realitas yang ditangkap, hanya saja diolah dengan ketertarikan dan perspektif yang berbeda oleh seseorang yang membuat karya tersebut. Saya tidak setuju dengan anggapan bahwa karya seni dan proses yang mengiringinya terlepas dari realitas fisik dan dianggap bahwa ide gagasan itu muncul tiba-tiba serta mengabaikan kemampuan pancaindera menangkap realitas disekeliling seniman. Tidak ada manusia yang hidup dalam kekosongan dimana ia tidak berkaitan dengan dunia sekitarnya. Ada proses historis yang mengiringi kehidupan manusia. Manusia adalah makhluk historis. Sehingga kehidupan manusia seperti cara manusia memikirkan serta mengambil keputusan tidak bisa lepas dari pengalaman yang mengiringinya. Artinya manusia lewat pengalamannya adalah makhluk yang tidak kosong, ide gagasannya juga dipengaruhi oleh pengalamannya. Seniman juga tidak terlepas dari historisitas yang menyertainya sehingga mutlak ide gagasan yang hendak disampaikan sang seniman tidak datanga begitu saja dari Tuhan dan lepas dari keterikatan historis maupun pengetahuan yang telah didapat sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari apa yang diyakini oleh Plato mengenai konsep “dunia ide”-nya, bahwa realitas yang sesungguhnya berada pada tataran ide, berada diluar diri manusia. Bahwa yang ideal adalah yang ada di dunia ide dan hanya ada satu yang paling baik, tetap saja tidak bisa dijadikan alasan bahwa seniman seolah-olah menangkap yang ideal itu lewat tangan Tuhan dan melepaskan hubungan dengan realitas dunia. Padahal Plato sendiri menganggap bahwa apa yang ada di dunia fisik adalah tiruan dari dunia ide-mimesis. Plato juga tidak serta merta merendahkan kemapuan indrawi dalam membentuk suatu pengetahuan baru. Setidaknya Plato menganggap bahwa pengetahuan yang didapat dari realitas fisik adalah doxa-perspektif saja. Bahkan lebih jauh Plato memandang seniman sebagai peniru dari tiruan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada permasalaha puisi diatas. Puisi tersebut diciptakan oleh Wiji Tukul, seorang penyair sekaligus aktivis buruh. Wiji Tukul memang terkenal dengan karya-karyanya yang revolusioner, menyuarakan aspirasi rakyat kecil, mengritik pemerintah dengan kata-kata yang lugas dan tanpa tedeng aling-aling. Puisinya adalah jenis puisi perjuangan. Hal tersebut bisa dipahami karena latar belakang Tukul yang hidup ditengah-tengah penderitaan rakyat banyak. Ia hidup dilingkungan yang dihuni para buruh pabrik, tukang becak, kuli rendahan, dan lain sebagainya. Sehingga dalam proses mencipta puisi Tukul begitu dipengaruhi oleh suasana kehidupan rakyat kecil disekitar rumahnya. Puisi-puisi yang dibuat oleh Tukul berkisah tentang kehidupan rakyat kecil, pemerintahan otoriter yang tidak mempedulikan kehidupan rakyatnya, penindasan oleh kaum kapitalis, dan berbagai bentuk realitas pedih tentang nasib rakyat kecil. Dalam salah satu bait puisinya, Tukul menyuarakan rasa ketertindasan rakyat kecil di masa Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan&lt;br /&gt;di sana bersemanyam kemerdekaan&lt;br /&gt;apabila engkau memaksa diam&lt;br /&gt;aku siapkan untukmu: pemberontakan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bergelut dengan puisi-puisi yang berbau pergolakan rakyat kecil, Tukul juga bertekad menyadarkan orang-orang yang ada disekitarnya dengan penindasan oleh para penguasa. Hal ini dimulai Tukul dari lingkungan tempat tinggalnya. Ia mendirikan sanggar Suka Banjir. Sanggar ini menampung anak-anak sekitar rumahnya dan berkegiatan belajar menggambar, mengarang, membaca, dan berteater di sana. Tukul mengajarkan apa yang tidak diajarkan di sekolah yaitu mengekspresikan dengan jujur perasaan serta pengalaman mereka sehari-hari. Tukul menanamkan rasa percaya diri pada anak-anak kampong ini agar tak gentar menyatakan kebenaran(Wiji Tukul dan Orang Hilang oleh Linda Cristanty, Mereka yang Hilang dan Mereka yang Dihilangkan diterbitkan oleh IKOHI,2004). Bagi Tukul seni adalah terlibat langsung, menyatu dengan dinamika masyarakat dan bukan imajinasi semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puisi-puisi Tukul memang berseberangan dengan pemerintah Orde Baru yang otoriter. Puisi-puisinya dibuat untuk menyadarkan kesadaran rakyat kecil untk melawan tirani. Hal ini tergambar jelas lewat salah satu puisinya yang berjudul Bunga dan Tembok,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seumpama bunga&lt;br /&gt;Kami adalah bunga yang tak &lt;br /&gt;Kau hendaki tumbuh&lt;br /&gt;Engkau lebih suka membangun&lt;br /&gt;Rumah dan merampas tanah&lt;br /&gt;Seumpama bunga&lt;br /&gt;Kami adalah bunga yang tak &lt;br /&gt;Kau kehendaki adanya&lt;br /&gt;Engkau lebih suka membangun &lt;br /&gt;Jalan raya dan pagar besi&lt;br /&gt;Seumpama bunga &lt;br /&gt;Kami adalah bunga yang &lt;br /&gt;Dirontokkan di bumi kami sendiri&lt;br /&gt;Jika kami bunga&lt;br /&gt;Engkau adalah tembok itu&lt;br /&gt;Tapi di tubuh tembok itu &lt;br /&gt;Telah kami sebar biji-biji&lt;br /&gt;Suatu saat kami akan tumbuh bersama&lt;br /&gt;Dengan keyakinan: engkau harus hancur!&lt;br /&gt;Dengan keyakinan kami&lt;br /&gt;Dimanapun tirani harus tumbang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang terjadi selanjutnya bukan hanya sekedar pelarangan dalam berkesenian, pelarangan dalam penciptaan karya-dalam hal ini puisi-tetapi lebih dari itu, puisi-puisi Tukul yang dianggap pemerintahan orde baru subversive dan mengganggu tataran kehidupan bermasyarakat karena dapat memicu perlawanan rakyat, mengakibatkan dirinya menjadi salah satu korban penculikan di tahun 1997-1998 yang dilakukan oleh Negara. Hal ini dilakukan karena konsekuensinya atas aktivitas politiknya yang menggerakkan masa buruh dibawah Partai Rakyat Demokratik(PRD) dan jalan berkesenian yang ditempuhnya secara frontal mengkritik pemerintah. Hingga detik ini tidak ada yang tahu bagaimana kondisi Wiji Tukul. Ia masih dinyatakan hilang walaupun berbagai pihak telah berusaha mencari tahu keberadaannya apakah masih hidup atau sudah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memandang dan menganggap Wiji Tukul tidak hanya sebagai seorang aktivis yang vocal menyuarakan suara penderitaan rakyat kecil tetapi juga sebagai seorang penyair, seniman yang menempatkan seni tidak sebagai sesuatu yang dianggap elit dan mahal. Tukul lewat karya-karyanya telah membumikan seni itu sendiri karena menempatkan seni sebagai sesuatu yang hadir disekeliling kehidupan kita. Bahwa seni bukan sesuatu yang berdiri sendiri dan lepas dari aspek lainnya seperti politik, ekonomi, dan agama melainkan mengawinkan kembali seni dengan kehidupan sehari-hari manusia. Seni bukan sekedar bagaimana menciptakan keindahan lewat hal-hal yang indah saja tetapi Tukul merubah konsepsi tersebut dengan menampilkan keindahan sebagai sebuah ironi tersendiri dari berbagai kemarahan, tuntutan, dan kekecewaan dalam puisi-puisinya. Dalam salah satu teori estetika Aristoteles, karya-karya Tukul dapat dikategorikan sebagai tragedy sekaligus komedi karena penyampaiannya yang menarik dan memikat. Bahasa yang digunakan Tukul dalam puisinya begitu jujur dan lugas namun dirangkai menarik sehingga ide gagasan yang diutarakannya membentuk bait-bait yang hidup dan pas membentuk komedi tersendiri tentang permasalahan bangsa yang dilihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini diperkuat oleh Herbert Marcuse, salah seorang filsuf yang menyatakan bahwa estetika adalah menjadi sebuah jalan keluar untuk mengatasi krisis masyarakat satu dimensi. Apa jadinya jiwa sebuah puisi tidak bisa menangkap dan kemudian menyampaikan pesan-pesan tersebut walaupun disatu sisi harus kita akui sebuah puisi yang terlahir lewat cara dan peristiwa social cenderung naïf lewat kesan individual penyairnya. Namun secara eksplisit kesan-kesan tersebut menjadi tampak lebih nyata, karena dunia bentuk dalam pengertian dunia ruang dan waktu berpadu dengan dunia ide atau gagasan yang dimiliki oleh masing-masing penyair menjadi titik kunci keberhasilan sebuah puisi tentang penyampaian estetik yang dimaksud tanpa harus mencurigai adanya kesan-kesan individual. &lt;br /&gt;Sebuah puisi yang dikatakan berhasil jika apa yang bisa disampaikan dalam menangkap dunia ide disampaikan pula sebagai suguhan kreatif dengan bentuk-bentuk yang lebih menarik. Sehingga sebuah puisi tidak saja bicara tentang peristiwa bahasa semata melainkan  juga banyak sekali yang bersifat spirit dan menjadi roh bagi puisi termasuk aspek-aspek psikologis penyairnya.(www.tabloid-info.sumenep.go.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini dibuat untuk mata kuliah manusia dan kesenian indonesia, program studi ilmu filsafat, FIB UI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-7240059782207227596?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/7240059782207227596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=7240059782207227596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7240059782207227596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/7240059782207227596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2009/03/wiji-tukul-seni-dan-politik-tidak-hanya.html' title='Wiji Tukul: Seni dan Politik, Tidak Hanya Pelarangan Seni tetapi juga Penculikan Paksa'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-2643066469845131356</id><published>2008-12-29T00:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:02:56.585-08:00</updated><title type='text'>Aku dan Semesta</title><content type='html'>Semesta bertindak&lt;br /&gt;Semesta bercakap&lt;br /&gt;Semesta berpikir&lt;br /&gt;Semesta mendengar, dan Semesta berkehendak&lt;br /&gt;Seruan alam berdengung keseluruh jagad&lt;br /&gt;Aku masih sibuk sendirian sambil menulis&lt;br /&gt;Aku ingin mengenang, dikenang, dan terkenang oleh semesta yang selalu dinamis&lt;br /&gt; Aku pada akhirnya hanya ingin bercerita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-2643066469845131356?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/2643066469845131356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=2643066469845131356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2643066469845131356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2643066469845131356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/aku-dan-semesta.html' title='Aku dan Semesta'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1552412872135159991</id><published>2008-12-22T21:06:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T21:36:21.608-08:00</updated><title type='text'>Menyentil Kemanusiaan Kita Lewat HAM</title><content type='html'>“Peringatan”&lt;br /&gt;Jika rakyat pergi&lt;br /&gt;Ketika penguasa pidato&lt;br /&gt;Kita harus hati-hati&lt;br /&gt;Barangkali mereka putus asa&lt;br /&gt;Kalau rakyat bersembunyi&lt;br /&gt;Dan berbisik-bisik&lt;br /&gt;Ketika membicarakan masalahnya sendiri&lt;br /&gt;Penguasa harus waspada dan belajar mendengar&lt;br /&gt;Bila rakyat berani mengeluh&lt;br /&gt;Itu artinya sudah gawat&lt;br /&gt;Dan bila omongan penguasa&lt;br /&gt;Tidak boleh dibantah&lt;br /&gt;Kebenaran pasti terancam&lt;br /&gt;Apabila usul ditolak tanpa ditimbang&lt;br /&gt;Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan&lt;br /&gt;Dituduh subversif dan mengganggu keamanan&lt;br /&gt;Maka hanya ada satu kata: lawan !&lt;br /&gt;(Wiji Thukul)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia. Saya adalah manusia. Aufira Utami adalah manusia. Djohan Rady adalah manusia. Hery Dwi Prasetyo adalah manusia. Taufik Basari adalah manusia. Munir adalah manusia. Begitu pula dengan Raharja Waluya Jati, Nezar Patria, Nani Nurani, Andi Arief, Herman Hendrawan, Petrus Bima Anugrah, Ibu Sumarsih, Wiji Thukul, Pak Bejo, dan mereka yang diberkahi dengan akal pikiran dan hati nurani adalah manusia. Siapa yang menyangkal fakta tak terbantahkan tersebut? Dia? Mereka? Soeharto? Prabowo? atau mungkin mereka semua yang punya “kuasa” atas negeri yang sedang mereka pimpin? Jawabannya: TIDAK! Tidak seorangpun yang dapat menyangkal bahwa saya, kamu, anda, dia,, mereka, kita adalah manusia karena kita memiliki akal pikiran dan terlebih lagi hati nurani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia. Satu kata itulah yang menyatukan saya, kamu, anda, dia, mereka. Karena kita sama-sama manusia. Keberagaman yang ada dan melekat pada setiap kita entah itu warna kulit, bahasa, ciri fisik, agama, jenis kelamin, kebudayaan, dan seterusnya tidak bisa mereduksi siapa diri kita sesungguhnya, seorang manusia yang memiliki akal pikiran serta hati nurani. Dan itulah yang mendasari segala kebebasan serta kemerdekaan kita. Pada pasal 1 Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia ditekankan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan kemerdekaan dan mempunyai martabat serta hak-hak yang sama dengan manusia yang lain tanpa ada pembedaan pun.1 Sehingga tidak ada seorang yang berhak merampas itu semua dari manusia lain tanpa alasa apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan masyarakat yang berlandaskan keadilan, kemerdekaan, serta penghormatan atas hak-hak asasi manusia masih merupakan sesuatu yang utopis diwujudkan terutama di negeri yang katanya menjunjung Ke-Bhineka-an di dalam masyarakatnya. Sungguh sesuatu yang amat mustahil terwujud bagi saya. Karena landasan mendasar berupa keadilan, kemerdekaan, serta penghormatan atas hak-hak asasi manusia belum dipenuhi dan dijamin sepenuhnya oleh para penyelenggara negara di negeri yang ber-Bhineka ini. Rakyat belum sepenuhnya, memperoleh hak-haknya; hak untuk hidup layak, hak memperoleh pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, hak untuk bekerja, hak untuk mengeluarkan pendapat, hak memperoleh kesamaan hukum dan berbagai macam hak lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat bagaimana penegakkan HAM di negeri ini belum mendapatkan tanggapan serius oleh pemerintah, berbagai kasus mengenai pelanggaran HAM yang dilakukan pemerintah terhadap warga negaranya tidak kunjung mendapat kejelasan dan kepastian seperti kasus penculikan dan pemenjaraan banyak orang yang dianggap simpatisan PKI di tahun 1965. Salah seorang diantaranya ialah Ibu Nani Nurani, seorang penyanyi dan penari istana ditahun 60-an, ditangkap dan dipenjarakan selama kurang lebih tujuh tahun tanpa proses pengadilan dan tanpa tahu sebab pasti mengapa dirinya ditangkap, walaupun desas desus yang beredar karena ia dianggap sebagai mata-mata PKI. Selain itu ada juga kasus penembakan misterius di tahun 1983–1984 yang menewaskan lebih dari 300 orang. Kasus penembakan masyarakat sipil di Tanjung Priok tahun 1984, hingga kasus penculikan paksa serta penghilangan para aktivis seperti yang menimpa Raharja Waluya Jati, Andi Arief, Petrus Bima Anugrah, Herman Hendrawan, Wiji Thukul, Yani Avri dan masih banyak lagi yang terjadi ditahun 1996-1998 dimana sebagian diantara mereka masih dinyatakan hilang sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh merupakan ironi tersendiri bagi sebuah negara yang menjunjung ke-Bhineka-an dimana menekankan keberagaman sebagai sesuatu yang menyatukan kita semua. Tetapi ternyata ke-Bhineka-an yang dijunjung tersebut dan dijabarkan secara jelas di dalam Pancasila dan UUD 1945 itu hanyalah slogan yang indah diucapkan saja tetapi pahit dalam pelaksanaannya. Buktinya  pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia sebagian besar dilakukan oleh negara dengan alatnya yaitu TNI dan polisi yang seharusnya menjamin kebahagiaan hidup serta pemenuhan-pemenuhan hak asasi rakyatnya justru malah membungkamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para korban pelanggaran HAM tidak hanya tertekan secara psikologis tetapi juga mengalami siksaan fisik, sosial, ekonomi, dan lainnya. Bapak Kaslin Sastrowidjojo merupakan salah seorang korban penangkapan paksa di tahun 1965. Ia dituduh berpihak kepada PKI padahal sebenarnya ia termasuk seorang pahlawan yang telah berjuang jiwa raga demi menjaga keutuhan bangsa. Pada tahun 1945, Pak Kaslin memimpin proklamasi kemerdekaan di Ambarawa. Hingga detik ini Pak Kaslin tidak diketahui nasibnya, apakah sudah meninggal atau tidak. Karena keluarganya tidak pernah tahu apakah Pak Kaslin dibebaskan dari penjara atau tidak. Yang jelas ia menghilang untuk selama-lamanya. Ditangkapnya Pak Kaslin tentu membawa duka tersendiri bagi orang-orang yang menyayanginya, terutama bagi istri dan anaknya, keluarga Pak Kaslin kehilangan tulang punggung mereka. Gaji Pak Kaslin yang sebelumnya bisa diambil oleh anaknya, tiba-tiba saja ditahan dan tidak bisa diambil lagi. Sehingga otomatis keluarga ini kehilangan sumber pendapatannya. Tidak hanya itu, tekanan sosiall yang dialami keluarga Pak Kaslin  juga cukup memilukan. Negara pada saat pemerintahan Soeharto sukses menciptakan citra buruk bagi orang-orang “Kiri”. Mereka dianggap sebagai orang yang amat jahat, tidak ber-Tuhan, dan pembunuh. Anak Pak Kaslin, Suswardoyo mendapat perlakuan distrimanatif ketika orang-orang tahu ia adalah anak tapol. Suswardoyo yang masuk AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia) tidan mendapatkan posisii yang bagus dan pangkatnya tidak pernah naik.2 .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Pak Kaslin berbeda dengan kisah Raharja Waluya Jati yang sempat menjadi korban penculikan paksa di tahun 1998. Jati ditangkap  anggota Kopassus akibat keaktifannya menyuarakan kritikan-kritikan tajam semasa pemerintahan Soeharto. Jati sempat disiksa oleh orang-orang yang menculiknya, dimana ia dipukul bertubi-tubi, disetrum, ditidurkan diatas balok es, dan sebagainya hingga akhirnya dibebaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kisah yang dituturkan menjadi bukti bahwa penegakan HAM di Indonesia bukan menjadi prioritas utama bila dibandingkan dengan permasalahan-permasalahan lain yang menimpa Indonesia, seperti Pemilu, Krisis Global, Korupsi dan lain sebagainya. Usman Hamid, koordinator KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) mengatakan bahwa kondisi HAM di Indonesia begitu paradoks. Di satu sisi menimbulkan kemajuan, namun disisi lain juga mengalami kemunduran. Kemajuan yang dimaksud oleh Usman Hamid ialah setelah berakhirnya pemerintahan orde baru, Indonesia mulai meratifikasi konvensi-konvensi internasional yang mengangkat isu-isu HAM, selain itu juga adanya pembaharuan peran pemerintah lewat amandemen UUD 1945 dan peraturan pemerintah. Jika sebelum reformasi peran pemerintah dalam hal ini Presiden dan pembantu-pembantunya begitu dominan dan otoriter,, maka setelah reformasi perangkat hukum yang mendukung kekuasaan pemerintah diamandemen dan bahkan dicabut demi tidak terjadi lagi kekuasaan yang begitu otoriter. Sedangkan kemunduran yang terjadi dalam rangka penegakan HAM di Indonesia adalah masih banyaknya kasus-kasus yang belum terselesaikan mulai dari kasus-kasus yang terjadi di tahun 1965 hingga 1998. Hall tersebut menandai bahwa belum cukup keseriusan pemerintah untuk mengusut tuntas peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM masa lalu. Peristiwa-peristiwa pelanggaran HAM masih dianggap sebagai sesuatu yang kurang penting. Banyaknya korban hanya dipandang sebatas permasalahan kuantitas semata. Padahal banyak diluar sana keluarga korban pelanggaran HAM yang meminta kejelasan kasus yang menimpa orang terkasih mereka. Status “hilang” yang disandang oleh sebagian korban pelanggaran HAM menimbulkan syok tersendiri bagi keluarga mereka. Ketidakpastian kondisi korban menempatkan keluarga mereka diposisi paling menyakitkan dalam hidup mereka. Harapan itu selalu ada walau kadang padam, tetapi sesungguhnya ia tidak pernah matii hingga sebuah kepastian datang, entah apapun itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk pada berbagai teori mengenai HAM, hampir semua pendapat mengakui bahwa setiap warga negara–manusia- dilahirkan dengan membawa kemerdekaan dan kebebasan. Thomas Hobbes mengakui bahwa asali manusia adalah sama dimana ia bebas atas dirinya. Di dalam kebebasan itu terkandung hak-hak yang dapat membuat manusia saling serang demi kepentingannya sendiri sehingga dihadirkannya peran negara dimana hak-hak tersebut diserahkan sepenuhnya kepada negara. Namun, semua hal itu dilakukan demii kebahagiaan dan ketentraman hidup warga negara-negaranya.3 Berbeda denganHobbes, John Locke juga mengakui bahwa manusia dilahirkan bebas dan merdeka dan sudah menjadi peran serta tugas negara menjaga hak-hak warga negaranya agar tidak terjadi chaos.4 Yang menjadi penekanan disini adalah adanya pengakuan hak-hak serta kebebasan setiap manusia dan peran negara adalah menjaga hak-hak tersebut serta mewujudkan ketentraman dan kesejahteraan hidup seluruh warga negaranya tanpa terkecuali dan ada akses untuk menuju itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kembali kepada konteks kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, jelas negara mengingkari sebagian hak-hak warganya diantaranya hak mengungkapkan pendapat, hak hidup bebas, hak untuk mendapat perlakuan yang sama dihadapan hukum, hak kebenaran dan sebagainya. Karena sampai sekarang para korban tidak kunjung memperoleh haknya secara penuh sebagai seorang warga negara. Selain itu para pelaku yang seharusnya dihukum atau diadili dimuka pengadilan sampai sat ini masih bebas berkeliaran. Para penjahat kemanusiaan ini justru kian jumawa karir politiknya. Sebagian dari mereka seperti Wiranto dan Prabowo mencalonkan diri menjadi presiden pada pemilu 2009. sungguh aneh benar bangsa ini! Mereka yang tidak bersalah dan berusaha membela rakyat dari cengkeraman dan kediktatoran pemerintah dituduh subvertif, pengkhianat negara, disiksa, bahkan dibunuh secara keji atas nama stabilisasi bangsa, menjaga harmonisasi bangsa.. Sebenarnya apa itu harmonisasi, apa itu stabilisasi keamanan, apa itu kesatuan dan persatuan atas nama Pancasila dan UUD 1945? Semua itu dilakukan semata-mata demi menjaga wibawa negara di mata rakyatnya. Semua itu kepura-puraan. Semua itu omong kosong! Negara masih berkilah bahwa segala tindakan yang dilakukan demi menjaga kesatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan pada salah satu artikel terkait yang dimuat didalam koran KOMPAS tertanggal 19 Desember 2009, menteri pertahanan, Juwono Sudarsono mengatakan bahwa kasus-kasus masa lalu jangan dianggap berlebihan dan dikategorikan sebagai pelanggaran ham berat. Semua itu bersifat anekdotal. Lebih jauh ia mengatakan bahwa apa yang pernah terjadi dulu dalam kaitannya dengan peran TNI dan polisi sudah sesuai dengan prosedur bahwa aparat negara berhak melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk menjaga stabilisasi bangsa. Menurutnya permasalahan pelanggaran HAM biar menjadi sebatas penilaian publik tanpa perlu dibesar-besarkan. Jadi jika begitu siapakah yang hatus bertanggung jawab atas semua kasus pelanggaran ham yang terjadi kepada warga negaranya jika ngara saja hanya menganggap ini sebagai masalah sepele yang tidak perlu dipusingkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari teori Hobbes, mungkin saja segala tindakan yang dilakukan negara demi menjaga stabilitas dan harmonisasi itu dapat dibenarkan. Menurut Hobbes negara yang baik adalah negara yang berkuasa penuh atas warga negaranya dengan tujuan demi menciptakan ketentraman dan kesejahteraan bagi rakyatnya. Tetapi jika kita kembali kepada kondisi manusia yang sesungguhnya bebas dan merdeka, teori Hobbes itu dapat ditentang. Alasan pemerintah bisa ditentang dan dipertanyakan ulang. Kondisi masyarakat ala Hobbes berbeda dengan kondisi masyarakat sekarang ini yang lebih sadar akan hak dan perannya. Atas alasan apapun negara tidak berhak mengingkari kebebasan warga negaranya yang peduli dengan nasib bangsanya. Universalisme HAM bagaimana pun harus ditegakkan! Indonesia sebagai salah satu negara yang telah meratifikasi berbagai konvensi seputar HAM perlu merealisasikannya. Tidak sekedar cap saja. Hal ini penting bagi masa depan bangsa itu sendiri. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan menjamin pemenuhan hak-hak warganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesaikanlah kasus-kasus pelanggaran HAM yang dulu pernah terjadi. Kembalikanlah hak-hak mereka yang dirampas seperti hak hidup bebas, hak ekonomi, hak reputasi, hak kebenaran, dan lainnya. Jika kita tetap mau konsisten bahwa Indonesia adalah negara yang berlandaskan hukum sebagai peraturan tertinggi dan bukan berdasarkan atas apa kata penguasa, maka jeratlah orang-orang yang menjadi dalang atas semua peristiwa pelanggaran HAM di masa lalu. Hapuskan segala impunity yang terus dijaga oleh para penguasa. Negeri ini butuh bukti bukan janji. Para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM butuh kejelasan dan kepastian. Jangan berikan lagi mereka harapan jika tidak ingin diwujudkan. Mengakui kesalahan masa lalu yang pernah dilakukan negara akan mempersempit jurang kekuasaan itu. Jika perdana menteri Australia, Kevin Rudd dengan berbesar hati mau mengakui kesalahan yang dulu pernah dilakukan pemerintah terhadap suku Abongin,  mengapa Indonesia tidak bisa jika katanya negeri ini menjunjung ke-Bhineka-an dan adat budaya bangsa timur yang “dianggap” tahu diri ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Acuan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patrick Hayden : Philosophy of Human Rights&lt;br /&gt;IKOHI : Mereka yang Hilang dan Mereka yang Ditinggalkan&lt;br /&gt;Suciwati : Reformasi Tanpa Penegakan HAM (Suara Mahasiswa: No. 24 / XV / 2008)&lt;br /&gt;Wawancara dengan Usman Hamid&lt;br /&gt;Wawancara dengan Nani Nurani (13 Desember 2009)&lt;br /&gt;Universalitas HAM: “Beyond Question” olehTaufik Basari, SH, S.Hum, LL.M (2006)&lt;br /&gt;Kesaksian Diantara Ketakutan dan Ketidakpastian oleh Rajarja Waluya Jati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*tulisan ini saya buat untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah filsafat dan ham dengan dosen Taufik Basari, S.H., S.Hum, LL.M&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1552412872135159991?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1552412872135159991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1552412872135159991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1552412872135159991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1552412872135159991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/menyentil-kemanusiaan-kita-lewat-ham.html' title='Menyentil Kemanusiaan Kita Lewat HAM'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-6697151559401251037</id><published>2008-12-22T05:31:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:06:14.296-08:00</updated><title type='text'>Harapan itu, harapan siapa?</title><content type='html'>Kubangun harapan itu yang kemudian berevolusi menjadi cita-cita&lt;br /&gt;Pilarnya ku ingin menarik sebanyak mungkin harapan orang lain yang terkubur hingga yang tampak hanya karat&lt;br /&gt;Kudengar sang arsitek-ayahku-berkata dahulu waktu itu,"Semaikan kebaikan itu dari ladang hatimu sendiri. Adil dan bijaksana adalah hal tersulit untuk dicapai,tetapi kita bisa jika sungguh-sungguh. Biarkan orang lain beroleh manfaat dari apa yang kita berikan selama itu tulus." &lt;br /&gt;Kini kubangun istana itu perlahan, biarlah kujemput nestapa asal mereka tidak kehilangan harapan untuk terus hidup, asalkan mereka masih bisa tersenyum kepada dirinya dan dunia, asalkan hak itu ditegakkan &lt;br /&gt;Untuk semua harapan yang pernah tersemai, ia sesungguhnya menuai&lt;br /&gt;Semoga dapat kubangun cita-cita itu,saudara-saudariku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-6697151559401251037?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/6697151559401251037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=6697151559401251037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6697151559401251037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6697151559401251037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/harapan-itu-harapan-siapa.html' title='Harapan itu, harapan siapa?'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-5418158357582198371</id><published>2008-12-15T04:05:00.000-08:00</published><updated>2008-12-15T04:13:51.489-08:00</updated><title type='text'>Di kereta ekonomi, hari ini dalam sebuah perjalanan</title><content type='html'>Sebenarnya apa nilai manusia itu? Seorang bocah lelaki berjalan zig-zag. Bukan untuk melucu! Ia buta. Tongkatnya bermain agak berisik ketika menuntun bocah lelaki itu. Penampilannya sangat sederhana tapi tak teratur. Kukira ia ingin mengemis. Tidak! Tidak, ia tidak mengemis bahkan menengadahkan tangannya pun tidak. Ia ingin duduk. Sekedar itu, tidak lebih. Ketika seorang penjual salak berseru semangat,"salak! Salak!", anak itu membeli satu salak dan dimakannya sendiri dengan raut muka penuh kepolosan dan rasa suka. Saya telah mencoba menarasikan si bocah buta itu. Dan saya menanyakan kembali, siapa dan apa manusia itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-5418158357582198371?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/5418158357582198371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=5418158357582198371' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5418158357582198371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5418158357582198371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/di-kereta-ekonomi-hari-ini-dalam-sebuah.html' title='Di kereta ekonomi, hari ini dalam sebuah perjalanan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-470554756697313556</id><published>2008-12-14T03:16:00.000-08:00</published><updated>2008-12-15T04:04:24.772-08:00</updated><title type='text'>Perginya Sang Marxist Religius</title><content type='html'>Salah seorang filsuf hari ini telah meninggalkan kita. Ia adalah Singkop Boas( maaf jika ada kesalahan nama). salah seorang filsuf itu pergi entah kemana, ke suatu tempat baru yang belum pernah kita ketahui karena kita belum pernah benar-benar pergi kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa hati ini sakit dan pedih mendengar kabar duka tersebut. Momen-momen bersama dengan beliau dan juga teman-teman yang lain begitu indah dan lucu untuk dikenang. Narasi pohon pisang yang dikemukakannya terbukti secara ajaib, bahwa pisang rela mengorbankan sebagian dirinya untuk gugur agar tunas yang baru bisa tumbuh lebih baik lagi. Dan pak Boas adalah pohon pisang tersebut. Salah seorang filsuf entah siapa pernah berujar bahwa kehidupan itu adalah mengenai kematian. Kita hidup kemudian mati adalah untuk kelangsungan generasi mendatang. Tak ada manusia yang hidup kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Boas, selamat jalan. Kau adalah Marxist religius yang pernah saya tahu. Pergilah dengan damai dan sesuai dengan apa yang kau yakini. Terimakasih atas segala hal yang telah kau berikan kepadaku, sebuah pelajaran berharga bagaimana menjalani hidup ini dengan semangat dan kerja keras. Saya teringat dengan kata-katamu,"Jadilah seperti orang Jerman yang memulai sesuatu dari yang paling rumit dan jangan jadi orang Indonesia yangs selalu memulai segalanya dari yang paling gampang". Dan aku sedang menjadi orang tersebut, Pak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi selamat jalan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-470554756697313556?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/470554756697313556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=470554756697313556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/470554756697313556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/470554756697313556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/perginya-sang-marxist-religius.html' title='Perginya Sang Marxist Religius'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-2009465968962057606</id><published>2008-12-10T17:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T17:37:16.751-08:00</updated><title type='text'>Sense, kau jahat!</title><content type='html'>Lagi-lagi sense menipu. Telak! Mutlak! Absolut! Jika sense yang menipu tidak berkaitan langsung dengan hati dan roh, tak mengapa biar ditipu berapa kalipun. Sense itu penipu! Sense itu telah menipuku. Aku telah ditipu oleh sense. Dan aku meradang! Serasa bodoh dan sakit hati jadinya. Sense, aku terjatuh lagi. Entah harapan apa yang akan kau sodorkan padaku untuk membuatku kembali bangkit?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-2009465968962057606?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/2009465968962057606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=2009465968962057606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2009465968962057606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2009465968962057606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/12/sense-kau-jahat.html' title='Sense, kau jahat!'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3489776961184399155</id><published>2008-11-26T22:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T00:08:51.183-08:00</updated><title type='text'>Semua "Itu"</title><content type='html'>Semua berbicara tentang "itu"&lt;br /&gt;Tapi yang semua "itu" tak pernah tersentuh oleh kata mereka&lt;br /&gt;Semua lagi-lagi berbicara tentang "itu"&lt;br /&gt;Tapi lagi-lagi semua "itu" tak terjamah oleh mereka&lt;br /&gt;Apa penting lagi bagi kita membahas semua "itu"?&lt;br /&gt;Jika "itu" semua telah lebur di dalam omong kosong&lt;br /&gt;Kita tidak bertindak atas nama semua "itu"&lt;br /&gt;Kita tidak menyentuh semua "itu"&lt;br /&gt;Lalu untuk apa diperdebatkan jika semua "itu" pergi entah kemana?&lt;br /&gt;Semua hanya bicara "itu" yang omong kosong&lt;br /&gt;"Itu" semua kosong!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3489776961184399155?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3489776961184399155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3489776961184399155' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3489776961184399155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3489776961184399155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/11/semua-itu.html' title='Semua &quot;Itu&quot;'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-2997222302741829800</id><published>2008-11-20T04:51:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T04:57:25.809-08:00</updated><title type='text'>Menyatukan hati lewat KEMANUSIAAN</title><content type='html'>Kita adalah manusia. Telah terberi oleh-Nya kebebasan dan kesetaraan. Manusia itu satu tapi ia berbeda satu sama lain. Ia sama tapi ia berbeda kehendak dan kepentingan. Ia bebas tapi terikat kuat antara sesamanya. Berbeda dalam keberagaman jika ditinjau dari sejarah lewat perspektif manapun akan menjawab sama bahwa manusia itu bebas dan setara. Kita terikat dengan kemanusiaan yang begitu esensial dan fundamental.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-2997222302741829800?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/2997222302741829800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=2997222302741829800' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2997222302741829800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/2997222302741829800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/11/menyatukan-hati-lewat-kemanusiaan.html' title='Menyatukan hati lewat KEMANUSIAAN'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1999055956325747311</id><published>2008-11-11T02:41:00.000-08:00</published><updated>2008-11-11T02:48:32.396-08:00</updated><title type='text'>MATI!!!</title><content type='html'>TERTARIK,&lt;br /&gt;PUSARAN ITU MENARIK DENGAN KUAT&lt;br /&gt;LENGAN INI, KAKI INI, MUKA INI, FISIK INI TERTARIK&lt;br /&gt;SAKIT INI, SENANG INI, SEDIH INI, JIWA INI TERTARIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATI,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATI ITU TAK TERASA&lt;br /&gt;MATI ITU TAK TERUCAPKAN DENGAN KATA&lt;br /&gt;MATI ITU TAK TERDEFINISI&lt;br /&gt;TAPI MATI ITU MENARIK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATI,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEBIH DARIPADA HIDUP&lt;br /&gt;LEBIH DARIPADA KEBAHAGIAAN&lt;br /&gt;LEBIH DARIPADA PENDERITAAN&lt;br /&gt;LEBIH DARIPADA MATI ITU SENDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATI,,,&lt;br /&gt;SEBUAH EKSTASE&lt;br /&gt;SEBUAH PUNCAK&lt;br /&gt;SEBUAH ORGASME&lt;br /&gt;SEBUAH AWAL SEKALIGUS AKHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATI,,,&lt;br /&gt;LEBIH BAIK MATI SAJA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1999055956325747311?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1999055956325747311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1999055956325747311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1999055956325747311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1999055956325747311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/11/mati.html' title='MATI!!!'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-1607513806901510421</id><published>2008-10-25T23:36:00.001-07:00</published><updated>2008-10-25T23:46:46.641-07:00</updated><title type='text'>aku yang berkehendak</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;aku yang berkehendak&lt;br /&gt;menggelegak, meluap-luap, bergejolak, berhasrat &lt;br /&gt;intelek ini semakin terisi dan akan penuh, kuharap&lt;br /&gt;jiwa ini semakin liar karena risalah tentang kehendak&lt;br /&gt;Schopenhauer berbisik dalam kepada relung hatiku, mengutuk pelan namun berubah jadi dobrakan dasyat &lt;br /&gt;hanya satu kalimat yang diucapkanny,"Intelek adalah alat mencapai kehendak!"&lt;br /&gt;jadi begitukah maksud Tuhan yang sebenarnya tentang kita, Manusia?&lt;br /&gt;Kehendak, hanya kehendak kita dapat terus hidup hingga saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; aku yang berkehendak&lt;br /&gt;bertindak, berlaku untuk mencapai kehendak yang menggelegak dalam hidupku&lt;br /&gt;aku meraih intelek itu untuk memuluskanku mencapai kehendakku itu&lt;br /&gt;oh, betapa manisnya kehendak itu berubah rupa pada setiap subjek&lt;br /&gt;ia individual bukan komunal&lt;br /&gt;lewat kehendak, kita bebas melakukan apapun atas alasan-alasan yang kita buat sendiri agar terlihat rasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; aku yang berkehendak, menggelegak&lt;br /&gt;menandang kalian yang juga punya kehendak&lt;br /&gt;mari kita saling berperang demi mengakhiri semuanya&lt;br /&gt;menuju mati yang kali ini bukan kehendak kita!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-1607513806901510421?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/1607513806901510421/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=1607513806901510421' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1607513806901510421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/1607513806901510421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/10/aku-yang-berkehendak.html' title='aku yang berkehendak'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-6988643914778795004</id><published>2008-09-28T21:36:00.000-07:00</published><updated>2008-09-28T21:49:44.931-07:00</updated><title type='text'>kecewa karena tuhan</title><content type='html'>apa itu menjadi manusia?&lt;br /&gt;cuma segumpal daging dan tulang&lt;br /&gt;bosan dengan metafisika&lt;br /&gt;butuh fakta! bukan teori semu!&lt;br /&gt;tuhan, ada di mana dirimu?&lt;br /&gt;unpersonal atau personal?&lt;br /&gt;ada atau tidak sosokmu?&lt;br /&gt;aku butuh jawaban!!&lt;br /&gt;hidup macam apa yang kau berkahi pada manusia yang memiliki akal dan hati?&lt;br /&gt;jika diantara dua itu saja masih ada kontradiksi&lt;br /&gt;jadi, hati dan akal itu berteman atau saling bermusuhan, hei tuhan?&lt;br /&gt;keparat, aku masih tidak mengerti tentang apapun!&lt;br /&gt;orang berbicara tentang doktrin agama masing-masing&lt;br /&gt;bahwa ada neraka dan surga di atas sana&lt;br /&gt;dimana, tuhan?&lt;br /&gt;apa iya ada?&lt;br /&gt;jangan bohongi manusia lagi, sakit hati tahu!&lt;br /&gt;aku masih ingin mempercayaimu karena risalah ayah&lt;br /&gt;aku melihat orang lain dan aku ingin menangis&lt;br /&gt;kenpa kau menciptakan hidup begini jomplang&lt;br /&gt;kaya-miskin, baik-buruk,mewah-sengsara,hartawan-pengemis&lt;br /&gt;masih juga kau ciptakan perbedaab antara pria-wanita&lt;br /&gt;aku menuntut penjelasanmu tentang janji surga&lt;br /&gt;surga hanya untuk pria sebagai pemuas nafsu birahi mereka&lt;br /&gt;namun kau jebloskan wanita ke dalam neraka karena mereka kau bilang banyak melakukan kesalahan&lt;br /&gt;padahal kamilah korban birahi para pria!&lt;br /&gt;kau egois, kau seperti pria saja&lt;br /&gt;jadi jijik aku dengan diriku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-6988643914778795004?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/6988643914778795004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=6988643914778795004' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6988643914778795004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/6988643914778795004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/09/kecewa-karena-tuhan.html' title='kecewa karena tuhan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-4521497344299248237</id><published>2008-09-06T22:14:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T22:44:53.577-07:00</updated><title type='text'>RAMADHAN: Kemanusiaan yang Tidak Memanusiakan</title><content type='html'>Tidak benar juga jika dikatakan demikian mengenai ramadhan. Namun yang hendak saya kritisi disini adalah manusia yang memaknai ramadhan menurut konsep mayoritas. Mengapa dikatakan menurut konsep mayoritas? Karena menurut saya, bulan ramadhan yang datang sebulan sekali dalam kalender hijriah dipandang sebagai bulan yang penuh berkah, ampunan, maqfiroh, dan segala macam puji-pujian yang baik bagi bulan ini. Menurut kaum mayoritas muslim, di bulan ini pula segala macam perbuatan berlipat ganda konsekuensinya(pahala dan dosa). Melakukan perbuatan buruk maka akan mendapatkan dosa yang berlipat nilainya, dan begitu pun sebaliknya jika melakukan perbuatan baik, maka akan mendapat pahala yang juga tak kalah berlipat gandanya.&lt;br /&gt;Sungguh ajaib interpretasi orang-orang dalam menyikapi fenomena bulan ramadhan ini, sehingga merubah pandangan orang tentang baik-buruk sehingga lupa pada esensi perbuatan yang dilakukan yaitu ketulusan. Sebagai contoh, di bulan ramadhan ini, manusia berlomba-lomba melakukan kebajikan dengan bersedekah kepada fakir miskin, anak-anak yatim, dan lain sebagainya agar diberi pahala yang berlimpah dari Tuhan-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;walaupun saya lebih suka mengenai pendapat tentang salah satu janji Tuhan bahwa Ia akan melipatgandakan harta mereka yang mau menderma&lt;/span&gt;. Disinilah yang perlu dikritisi sebenarnya oleh kita apalagi yang mengaku beriman. Mengapa hanya di bulan ramadhan saja kebaikan itu diobral besar-besaran? Mengapa hanya di bulan ramadhan saja kaum minoritas mendapat perhatian yang seharusnya mereka dapatkan pula dibulan-bulan lain? Mengapa kita baru terbuka matanya melihat penderitaan kaum minoritas di saat bulan ramadhan saja? Mengapa hanya dibulan ramadhan kita mulai Me-manusiakan manusia lainnya? Mengapa demikian?&lt;br /&gt;Setiap manusia dilahirkan dengan membawa kebebasan dan martabat yang sama. kita diberkahi oleh hati dan pikiran untuk memuliakan manusia lainnya. Karena kita semua adalah saudara apapun perbedaan yang ada. Seharusnya ini yang kita pegang dalam hidup. Bahwa memanusiakan manusia harus terjadi setiap saat, setiap hari dalam kehidupan kita. Mengharapkan segala bentuk hadiah dan janji-janji dari Tuhan sekalipun seharusnya dijadikan tamparan bagi diri kita bahwa sebenarnya Tuhan menegur kita secara halus. Memanusiakan manusia adalah kewajiban kita, siapapun yang mengaku manusia.&lt;br /&gt;Jika saya terlalu berlebihan dalam menyikapi apa yang terjadi maka saya tidak perlu meminta maaf kepada siapapun, karena berkah kebebasan yang saya miliki. Mari kita memulai untuk memberikan sesuatu untuk yang lainnya, karena hidup itu mengenai memberikan sesuatu kepada yang lain-manusia maupun alam- agar tecipta suatu keteraturan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-4521497344299248237?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/4521497344299248237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=4521497344299248237' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4521497344299248237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/4521497344299248237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/09/ramadhan-kemanusiaan-yang-tidak.html' title='RAMADHAN: Kemanusiaan yang Tidak Memanusiakan'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-9021111678833388469</id><published>2008-08-10T19:20:00.000-07:00</published><updated>2009-01-02T00:22:19.420-08:00</updated><title type='text'>Senja Datang Telat Hari Ini</title><content type='html'>Di ufuk sebelah barat, ia tak kunjung datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya senja datang telat hari ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak tahu mengapa dan bagaimana, aku terbenam lagi dalam alunan senandungnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkurang sudah rasa ini, tak segempita biasanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakitnya juga tak terasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja, ku tunggu dirimu tenggelam hari ini di sisi sebelah barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubenamkan seluruh jiwa raga di tanah ini, biarkan aku pulang, senja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar kuperbaiki diri ini dan akan kumulai lagi semua perjalanan dari awal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama hati aku menjemput senja yang datang telat hari ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-9021111678833388469?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/9021111678833388469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=9021111678833388469' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9021111678833388469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9021111678833388469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/08/senja-datang-telat-hari-ini.html' title='Senja Datang Telat Hari Ini'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-8681551441476803477</id><published>2008-08-08T07:04:00.001-07:00</published><updated>2008-08-08T07:04:27.951-07:00</updated><title type='text'>Metafisika Hidup</title><content type='html'>Metafisika hidup! Saya memang belum paham betul mengenai metafisika secara keseluruhan. Namun,terlepas dari semua itu metafisika hidup lebih mengarah kepada hal-hal yang kadang kita tidak mengerti apa sebab dan akibatnya namun terjadi begitu saja. Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang tak tahu pasti dimana ujungnya. Perjalanan menuntut k0nsistensi sang pejalan untuk terus melanjutkannya sampai akhir,apa pun yang terjadi. Kehadiran dan kepergian berbagai hal sebenarnya memiliki sebuah kado tersendiri yang luar biasa ajaib. Ia sebuah metafisika karena kita tidak pernah menyadari bahwa ia ada. Ia tak berwujud,namun ia menyimpan berbagai penafsiran yang harus dicermati secara bijaksana. Kita meman tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan. Tetapi kita bisa belajar dari masa lalu untuk melangkah lebih baik lagi. Hidup itu sempurna,kawan. Sesempurna kau membayangkannya. Atas segala hal yang telah terjadi dalam hidupmu, ia terbingkai istimewa. Saat kau membukanya kau akan tersenyum.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-8681551441476803477?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/8681551441476803477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=8681551441476803477' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8681551441476803477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/8681551441476803477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/08/metafisika-hidup.html' title='Metafisika Hidup'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-906057556160689248</id><published>2008-08-04T06:11:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T06:24:37.047-07:00</updated><title type='text'>euforia, euforia. euforia</title><content type='html'>aku kembali terbentur dan dihadapkan dengan euforia berbagai hal&lt;br /&gt;entahlah, yang sekarang mendominasi pikiran dan hati adalah masalah yang yah, kalian taulah-lagi2 CINTA, lagi2 CINTA&lt;br /&gt;bosan tapi mau bagaimana lagi&lt;br /&gt;cinta itu egosentris, tak terprediksi, tak terjamah dengan akal sehat&lt;br /&gt;semoga permasalahan ini tak terlalu lama hinggap padaku karena aku masih harus mengkaji kehidupan ini menurut kacamata seorang fitri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-906057556160689248?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/906057556160689248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=906057556160689248' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/906057556160689248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/906057556160689248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/08/euforia-euforia-euforia.html' title='euforia, euforia. euforia'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-9025925365414626739</id><published>2008-07-25T21:41:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T21:55:28.030-07:00</updated><title type='text'>AKU MASIH SAYANG AYAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jika seseorang bertanya siapa orang yang paling menginspirasi diriku saat ini, kemarin, maupun yang akan datang, maka dengan bangga aku katakan  orang itu adalah AYAH-ku paling tampan seluruh dunia dan nomor satu seluruh  jagad.  Ini bukan tentang Oediphus, kawan. Tidak sama sekali. Aku sayang ayahku melebihi apapun. Itu dapat kubenarkan secara harfiah. Ia adalah pusat tata suryaku untuk selamanya. Aku menganggapnya sebagai seorang ayah, seorang sahabat, seorang saudara, seorang guru, dan seorang musuh sekaligus. Aku masih ingat saat-saat bersamanya. Dalam kesendirian, aku mengingat dan merindukan ayah  selalu, tetapi dalam keramaian  suasana, aku mengelak untuk membicarakannya. Aku terlalu sakit untuk berbagi rasa sayang dan rindu ini kepada orang-orang disekitarku. Ayah memang telah pergi menuju alamnya yang lain. Itu tak masalah buatku sebenarnya. Kenangan ini yang membuatku belum bisa menerima kepergiannya. Aku tahu aku kesayangan ayah, karena ayah adalah kesayanganku juga. Aku tidak menyesal kau pergi meninggalkan aku, Yah. karena dibalik ini semua telah kau bingkiskan kisah hidup yang begitu indah untuk terus kujalani. Aku masih sayang ayah, untuk selamanya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-9025925365414626739?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/9025925365414626739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=9025925365414626739' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9025925365414626739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/9025925365414626739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/07/aku-masih-sayang-ayah.html' title='AKU MASIH SAYANG AYAH'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-5110499874019115930</id><published>2008-07-25T21:30:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T21:41:08.749-07:00</updated><title type='text'>frase patah hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jahat!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;ia jahat dan berkuasa atas ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;ini hati untuk sekian kali kembali patah,, kedumrangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;prang,prang,,berserak-serak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MALAS!!! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Bosan ini orang menyapunya atau mungkin menyusun kembali yang sudah hancur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;hancur ya hancur, titik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;siapa punya hidup ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;tak adil kataku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;walau begitu kukatakan hidup ini lumayan sempurna juga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;selamat tinggal yang kesekian kalinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;sudahlah, wong sudah biasa barangkali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-5110499874019115930?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/5110499874019115930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=5110499874019115930' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5110499874019115930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5110499874019115930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/07/frase-patah-hati.html' title='frase patah hati'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-129144837705568423</id><published>2008-07-15T04:34:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T04:43:29.488-07:00</updated><title type='text'>semua belum cukup untuk semua</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;hh, entahlah, dalam hidup yang berkontemplasi dengan sang waktu(akhir2 ini gw mengagumi DIA karena telah memberikan aku waktu) ada beberapa hal krusial sebenarnya. Ini masalah pilihan yang tanpa sadar butuh banyak pertimbangan untuk memutuskannya. entah apa pikiran orang banyak dalam menyikapi hidup, sesuatu yang penuh dengan rancangan dan rencana hebat demi memakmurkan kehidupan pribadi atau mungkin kita beralih seperti kaum agamais yang mencari2 Tuhan itu?? Sesempurna apa kehidupan itu? Mengapa ia hendak mencoba menyadarkan orang lain bahwa dirinya hebat? bagaimana dengan orang2 cain yang sebagian memberontak pada dewa2 sok keren lalu berusaha menghilangkan eksistensi kedewaan mereka dengan berusaha mengalihkannya? Kita hidup hanya sekali, itu pun masih diberatkan dengan hal2 remeh temeh lainnya. Ya, hidup itu sempurna, kawan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-129144837705568423?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/129144837705568423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=129144837705568423' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/129144837705568423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/129144837705568423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/07/semua-belum-cukup-untuk-semua.html' title='semua belum cukup untuk semua'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3685518953094432700</id><published>2008-07-15T04:26:00.001-07:00</published><updated>2008-07-15T04:32:43.809-07:00</updated><title type='text'>cemen lo, fit!!!</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;hahaha,,rasanya lumayan menghina diri sendiri. Yah, sebagai penghibur hati yang lara aja(mungkin salah satu bentuk penyangkalan diri atas diri sendiri sama yang kayak opung Albert Camus bilang di D REBEL-nya???) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;habis mw gimana lagi, klo masalah cinta-cintaan sama yang berhubungan dengan hati dan ego gw pasti kalah telak! Belom bertanding aja gw udah ngibarin bendera putih tanda nyerah. cemen banget ya gw??? Yah, emang gitu c. Lo mau bilang apa kek, blablabla,,,gw tetep aja bingung ngakalin kelemahan gw ini. its,, padahal,kali aja c nasib itu ternyata sesuatu yang baik dan akhirnya memuluskan harapan2 gw itu. Dasar fitri c cemen&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3685518953094432700?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3685518953094432700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3685518953094432700' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3685518953094432700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3685518953094432700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/07/cemen-lo-fit.html' title='cemen lo, fit!!!'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-5461915972451311320</id><published>2008-07-07T05:07:00.000-07:00</published><updated>2008-07-07T05:19:54.217-07:00</updated><title type='text'>time</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;i have the time. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-size:180%;" &gt;A long time&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;. But sometimes i didn't aware that i have the time. Or i try to run from the time which had make me trap in this world?  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-size:130%;" &gt;time is never gonna change, but i am.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt; I grow up with the lord time. But i always forget about that. in spite of, time is such things that never gone. With the lord time i have much memory to remember and lear. I have some anger and afraid of things. I have much happiness, too. I have love for I'll give to everyone.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-5461915972451311320?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/5461915972451311320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=5461915972451311320' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5461915972451311320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/5461915972451311320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/07/time.html' title='time'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1933661547032331764.post-3708368390547366250</id><published>2008-06-25T05:37:00.000-07:00</published><updated>2008-06-25T05:48:57.510-07:00</updated><title type='text'>biarkan aku berlabuh dan merasakan nikmatnya berteduh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;aku telah lam berlari. sejauh yang aku ingat belum sampai aku mengucapkan&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 204);font-size:180%;" &gt;"AKU MENYERAH!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;padahal, entah berapa lama lagi waktu tersisa untukku. ini bukan seurat wasiat, kawan. tidak, aku belum ingin mati.&lt;br /&gt;tapi kurasa mati itu solusi yang boleh juga. nanti, jiga aku sudah eling, Mungkin iya aku mati saja.&lt;br /&gt;ini persoalan hati, bung! susah payah aku mencoba mengerti tapi ya ndak mengerti juga pada akhirnya. Wong, hati itu kan permasalahan &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms;"&gt;EGO!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Hhhh..capel lho saya ini. inging rasanya berhenti berlari dan melabuhkan diri dari semua hal yang berbau &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0); font-weight: bold;"&gt;CINTA!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; saya ingin bersandar padanya dan beristirahat sejenak atau mungkin selama-lamanya kalau perlubiar gak capek. tapi siapa yang bersedia menawarkan diri untuk mencintai saya apa adanya...&lt;br /&gt;hahahaha,,, salah deng! yang benar siapa orang yang kiranya berhasil melawan dan menundukkan hari saja yang cuma satu-satunya itu???&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;jika anda mengetahui jawabannya harap laporkan pada saya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1933661547032331764-3708368390547366250?l=luguoblok.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://luguoblok.blogspot.com/feeds/3708368390547366250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1933661547032331764&amp;postID=3708368390547366250' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3708368390547366250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1933661547032331764/posts/default/3708368390547366250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://luguoblok.blogspot.com/2008/06/biarkan-aku-berlabuh-dan-merasakan.html' title='biarkan aku berlabuh dan merasakan nikmatnya berteduh'/><author><name>FIT</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15970844778994112057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_J0_hGtVeIrY/TEfcHRpfOaI/AAAAAAAAADQ/tUtnYu0rWmI/S220/18178_1222439356990_1109144997_30514482_1422482_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
